loading…
Pertamina memastikan proses transisi Bersama Inisiatif mandatori biodiesel B40 Ke B50 Berencana dilakukan secara bertahap hingga 30 September 2026 guna menjaga kelancaran pasokan energi nasional. Foto/Dok
Menurutnya, perusahaan telah menyiapkan infrastruktur, sistem distribusi, serta rantai pasok biodiesel agar implementasi B50 berjalan sesuai Syarat. Baca Juga: Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Pembelian Barang Bersama Luar Negeri BBM
“Sesuai Syarat pemerintah, Inisiatif Mandatori B50 Berencana memasuki masa transisi hingga 30 September 2026. Pada periode tersebut, Pertamina melakukan penyesuaian penyaluran secara bertahap guna mendukung kelancaran peralihan Bersama B40 Ke B50 Bersama tetap menjaga keandalan pasokan energi nasional,” kata Simon Di keterangan resminya.
Ia menjelaskan, Inisiatif B50 menjadi langkah strategis pemerintah Sebagai memperkuat ketahanan energi nasional Lewat peningkatan pemanfaatan energi domestik. Keputusan tersebut juga diharapkan mampu Mengurangi ketergantungan Indonesia Pada Pembelian Barang Bersama Luar Negeri bahan bakar Migas (BBM).
Pertamina Meramalkan implementasi penuh Inisiatif B50 dapat menekan Pembelian Barang Bersama Luar Negeri solar hingga Disekitar 18 juta kiloliter Di 2026 atau setara Disekitar 310 ribu barel per hari. Pengurangan Pembelian Barang Bersama Luar Negeri tersebut dinilai Berencana memperkuat kemandirian energi sekaligus Memperbaiki pemanfaatan bahan baku Di negeri.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Masa Transisi Hingga B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap











