Bisnis  

Amran Ungkap Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Rp2 Triliun Setiap Bulan

loading…

Pejabat Tingginegara Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik Mengambil Keuntungan mutu beras yang melibatkan empat grup perusahaan besar. Foto/Dok

JAKARTA – Pejabat Tingginegara Pertanian ( Mentan ) Andi Amran Sulaiman membongkar dugaan praktik Mengambil Keuntungan mutu beras yang melibatkan empat grup perusahaan besar. Protes manipulasi Mutu beras tersebut diperkirakan mengeruk keuntungan ilegal hingga triliunan Uang Negara Indonesia dan memicu kerugian konsumen.

Sistem kecurangan terstruktur ini diungkap Setelahnya pengujian laboratorium Menunjukkan adanya dugaan manipulasi mutu beras skala besar Di tingkat produsen. Amran menegaskan bahwa perolehan angka fantastis Bersama empat grup perusahaan tersebut sebagai kejahatan ekonomi yang merugikan Komunitas.

“Ada satu grup, itu untungnya Rp2 triliun. Nah kita hitung, ini Karena Itu bukan keuntungan, ya, ini Mengambil Keuntungan, Kejahatan Jalanan yang hitungan Rp98 triliun,” kata Amran.

Pengusutan Menginformasikan bahwa estimasi kerugian konsumen yang mencapai rentang Rp98 triliun, bersumber Di pergerakan empat grup korporasi besar atau bukan sekadar empat unit pabrik penggilingan. Di kalkulasi pembagian pasar tersebut, satu grup korporasi mampu mengantongi hingga Rp2,08 triliun per bulan atau setara Rp24 triliun per tahun.

Baca Juga: Terungkap Ada 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar Mutu dan Takaran

“Empat grup ya, bukan empat pabrik. Empat grup ini, dibagi 100 triliun (omzetnya), 25 kan? 25 dibagi 12, Rp2,08 triliun. Salah satu nilainya 2 triliun (hanya satu grup korporasi). Ada yang kecil (dapat keuntungan,” kata Amran.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Amran Ungkap Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Rp2 Triliun Setiap Bulan