loading…
Pembantu Kepala Negara Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Berpartisipasi Untuk penutupan Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Di Medan, Sumatera Utara. Foto/istimewa.
Hal itu disampaikan AHY Di penutupan Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Di Medan yang dihadiri 86 wali kota Untuk 98 anggota APEKSI. Menurut AHY, tantangan perkotaan Di ini Lebihterus kompleks, mulai Untuk urbanisasi yang terus Menimbulkan Kekhawatiran, kebutuhan hunian dan kawasan permukiman, kemacetan, pengelolaan sampah, Genangan Air, hingga kesenjangan sosial dan ekonomi. Sebab itu, wali kota dituntut menjadi pemimpin yang kreatif dan inovatif Untuk Memperkenalkan solusi.
Baca juga: Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
“Para wali kota adalah pemimpin yang paling Didekat Di Komunitas. Mereka memahami secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan rakyat. Sebab itu, saya sering mengatakan bahwa wali kota adalah the best ambassador Bagi daerahnya masing-masing,” ujar AHY, Kamis (2/7/2026).
AHY menambahkan, Sukses Memikat Penanaman Modal tidak hanya ditentukan Di promosi, tetapi juga Di kemampuan Lokasi Memperkenalkan kepastian, pelayanan publik yang baik, serta iklim pembangunan yang kondusif. Karena Itu, Penanaman Modal yang masuk dapat membuka lapangan kerja, Meningkatkan pendapatan Komunitas, dan memperkuat ekonomi Lokasi secara berkelanjutan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Wali Kota Adalah Duta Terbaik Sebagai Tarik Penanaman Modal dan Layani Rakyat Perkotaan











