Jakarta –
Sebuah kedai legendaris mengubah menu-menunya Setelahnya penerusnya memutuskan mualaf. Berhenti jual babi, kedai ini masih laris manis Di 30 tahun jualan.
Kelebihan sebuah kedai legendaris biasanya terletak Di konsistensi rasa dan Standar makanannya. Justru ketika rasanya berubah seringkali kedai tersebut Menyaksikan keluhan Di pelanggannya.
Tetapi ada sebuah kedai legendaris yang mengubah penyajian makanannya secara ekstrem. Uniknya, kedainya malah Lebih ramai pembeli.
Dilansir Di The Star, Kamis (28/8), Bintang Sue awalnya menyajikan Konsumsi Chinese khas rumahan Hingga Singapura. Tetapi beberapa tahun terakhir kedai ini justru mengubah resepnya.
Awalnya kedai ini masih menyajikan menu-menu yang mengandung babi. Baik Di Energi maupun olahan daging babi itu sendiri.
Menu andalannya Di lain Spicy Egg Fried Rice, Kuey Teow Beef Ginger, Salted Egg Fried Squid, dan masih banyak lagi. Kedai ini sudah beroperasi setidaknya Di 30 tahun yang kini diteruskan Dari anak pemiliknya yang telah mualaf.
Hal tersebut yang membuat kedai Bintang Sue kini beralih menyajikan Konsumsi halal. Menu-menu yang menggunakan campuran babi juga tidak disajikan lagi.
“Tidak sulit Untuk mengubah Konsumsi kami menjadi versi bebas babi,” ujar pemiliknya. Sebelum awal pemilik kedai juga tak takut kehilangan pelanggannya hanya Lantaran alasan berhenti menyajikan babi.
Sebelum mengubah menunya, kedainya justru Lebih ramai dan bertahan hingga 30 tahun lamanya. Foto: The Star
|
Justru ketika mengubah sajian menunya, kedai ini Lebih bertambah pelanggan. Banyak pelanggan konsumen Konsumsi halal yang kian berdatangan.
“Pelanggan ingin Konsumsi yang enak, Karena Itu kami selalu Melakukanupaya menyajikan Konsumsi berkualitas tinggi. Itulah alasan mereka terus kembali,” lanjut pemilik kedai.
Salah satu pelanggan, Remy, mengaku telah berlangganan. Ia kerap mengajak keluarganya Untuk makan bersama setiap akhir pekan.
Untuk David dan Ivan bukan hal yang mudah Untuk mempertahankan Usaha keluarganya. Apalagi kedainya yang berlokasi Hingga Damansara harus bersaing Didalam kafe dan tempat makan Terkini.
Berbagai cara dilakukan Dari David dan Ivan. Mulai Di menjaga harga tetap stabil walaupun diterpa Fluktuasi Harga hingga tidak mengubah Standar bahan sama sekali.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Penerusnya Mualaf, Kedai Legendaris Ini Berhenti Jual Menu Babi