Makan Di restoran memang praktis dan menyenangkan, tetapi tidak semua menu layak dipesan. Di balik tampilan menggoda Di Bacaan menu, ada beberapa Konsumsi yang sebaiknya dihindari.
Konsumsi-Konsumsi yang perlu dihindari ini dinilai Untuk sisi Mutu, kesegaran, hingga nilai ekonomisnya. Sejumlah pakar industri restoran membagikan pandangan mereka mengenai hidangan yang sebaiknya dipertimbangkan kembali Sebelumnya dipesan Di restoran.
Mulai Untuk menu Konsumsi terlaris, camilan gratis Di restoran, hingga pizza Di restoran yang bukan spesialis pizza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Untuk Yahoo (17/06/2026), jika ingin Merasakan Pengalaman Hidup makan yang lebih memuaskan, beberapa rekomendasi berikut bisa menjadi bahan pertimbangan Di memilih menu.
1. Menu Terlaris Di Restoran
|
menu steak Di restoran. Foto: Getty Images/moomusician
|
Banyak pelanggan mengira menu terlaris selalu menjadi pilihan terbaik Sebab perputarannya tinggi. Tetapi, menurut Howard Cannon, CEO Restaurant Expert Witness, sejumlah restoran cepat saji dan restoran besar justru menyiapkan menu populer lebih awal Sebagai memenuhi permintaan.
Sebab, Konsumsi tersebut bisa berada cukup lama Di tempat penyimpanan Sebelumnya disajikan. Cannon menilai Konsumsi yang sudah lama disimpan, terutama yang mengandung mayones atau saus, Berpotensi Sebagai Merasakan penurunan Mutu.
Sebab itu, memilih menu yang tidak terlalu populer sering kali lebih aman Sebab biasanya dibuat langsung Sesudah dipesan.
2. Camilan Gratis Di Restoran
Ilustrasi keripik Foto: Getty Images/Fudio |
Keripik, kacang, pretzel, atau biskuit gratis yang tersedia Di Tatakan atau Di pintu masuk restoran memang menggoda Sebagai disantap. Tetapi, kebiasaan ini ternyata tidak selalu disarankan.
Beberapa restoran tidak selalu mengganti camilan Di sajian Mutakhir Sebagai setiap pelanggan. Justru, ada kemungkinan camilan yang tersisa dikumpulkan kembali lalu digunakan Di kesempatan berikutnya.
Sebab itu, camilan gratis Disorot kurang terjamin Untuk sisi kebersihan dibanding Konsumsi yang disiapkan khusus. Jika ingin ngemil Di Di restoran, sebaiknya pesan Konsumsi yang dibuat langsung Di dapur.
3. Es Krim Kemasan
Es krim. Foto: Getty Images/iStockphoto/webphotographeer |
Es krim sering menjadi pilihan menu dessert Unjuk. Tetapi, menurut konsultan restoran Mark Ladisky, es krim kemasan yang mudah ditemukan Di supermarket tidak menawarkan Pengalaman Hidup yang berbeda Di disajikan Di restoran. Sebab kebanyakan restoran yang bukan spesialis es krim, menggunakan es krim kemasan Di menu mereka.
Ia menilai pelanggan Akansegera membayar lebih mahal Sebagai produk yang sebenarnya bisa dibeli Di harga lebih murah Di toko biasa.
Anjuran ini berlaku pengecualian jikarestoran tersebut membuat es krim sendiri atau menawarkan varian unik yang sulit ditemukan, memesan dessert lain yang lebih khas bisa menjadi pilihan yang lebih Memikat dan sepadan Di biaya yang dikeluarkan.
4. Pesan Pizza Bukan Di Restorannya
Pizza. Foto: iStock |
Menu pizza memang hampir selalu tersedia Di berbagai jenis restoran. Tetapi, Ladisky menyarankan agar pelanggan lebih selektif Di memesannya.
Menurutnya, pizza menggunakan bahan baku yang relatif murah, tetapi sering dijual Di margin keuntungan tinggi. Jika restoran tersebut bukan tempat yang memang fokus Di pizza, kualitasnya belum tentu istimewa.
Tak jarang pizza yang disajikan hanya sedikit lebih baik dibanding produk beku yang dipanggang ulang. Sebab itu, memesan pizza lebih disarankan Di restoran atau gerai yang memang dikenal sebagai spesialis pizza.
5. Seafood Untuk Lokasi Tertentu
Menu seafood yang mencantumkan asal Lokasi tertentu sering Disorot lebih premium. Contohnya seperti ‘Kepiting Alaska’ yang populer Di restoran.
Tetapi, menurut James Anderson Untuk University of Rhode Island, klaim tersebut tidak selalu mudah diverifikasi. Ia mencontohkan bahwa hidangan crab cake yang disebut berasal Untuk kepiting Maryland belum tentu menggunakan kepiting Untuk Daerah tersebut.
Jika ingin menikmati seafood berkualitas, sebaiknya pilih restoran yang memang fokus menyajikan hidangan seafood segar, atau punya pilihan menu live seafood, Agar kesegarannya terjamin.
6. Menu Ayam yang Terlalu Biasa
chicken steak Foto: iStock |
Ayam merupakan salah satu bahan protein paling populer Di restoran. Meski begitu, Ladisky menilai banyak menu ayam tidak menawarkan keunikan yang cukup Sebagai Memikat perhatian.
Selain bahan bakunya relatif murah, hidangan ayam juga kerap dijual Di harga yang jauh lebih tinggi dibanding biaya produksinya. Jika restoran Memperoleh menu khas atau kreasi lain yang lebih Memikat, pelanggan bisa Merencanakan pilihan tersebut.
Di Cara Itu, Pengalaman Hidup bersantap menjadi lebih berkesan daripada sekadar memesan hidangan yang mudah ditemukan Di berbagai tempat makan.
Halaman 2 Untuk 2
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sering Dipesan, Ternyata 6 Menu Restoran Ini Kurang ‘Worth It’















