loading…
Wakil Pejabat Tingginegara Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau SPBE Ke Fuel Terminal (FT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky mengatakan sebanyak 753 SPBE pengisian elpiji, baik Bantuan Pemerintah maupun nonsubsidi, Ke seluruh Indonesia telah menerapkan standar BDKT.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh memastikan setiap tabung elpiji yang diterima Komunitas Memperoleh kuantitas dan Standar yang tepat sesuai standar. Di ini, sebanyak 753 SPBE pengisian elpiji, baik Bantuan Pemerintah maupun nonsubsidi Ke seluruh Indonesia telah 100 persen menerapkan standar BDKT,” ujar Eko Di keterangannya, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: 80% SPBU Makin Kondusif, Antrean BBM Bantuan Pemerintah Ke Makassar Kian Terurai
Hal tersebut disampaikan Eko Di mendampingi Wakil Pejabat Tingginegara Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri meninjau SPBE Ke Fuel Terminal (FT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Di kunjungan tersebut, Wamendag Merasakan langsung proses pengisian elpiji 3 kg sekaligus memeriksa ketepatan takaran dan aspek Keselamatan Sebelumnya produk didistribusikan kepada Komunitas.
Eko mengatakan penerapan standar tersebut menjadi Pada Di upaya Pertamina Patra Niaga menjaga transparansi operasional sekaligus Memperbaiki kepercayaan konsumen Pada produk elpiji. Perusahaan juga melakukan sosialisasi, pengecekan, dan pengawasan Ke lapangan Sebagai memastikan tabung yang diterima konsumen berada Di Kebugaran aman Didalam isi sesuai Syarat.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Kementerian Perdagangan, khususnya Direktorat Metrologi dan dinas Yang Terkait Didalam Ke Daerah, yang intens berkolaborasi mendampingi pengawasan operasional kami Ke lapangan. Kami berkomitmen Sebagai Memberi layanan terbaik, baik Di segi kuantitas maupun Standar produk elpiji,” ujarnya.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Jaga Takaran Elpiji, Pertamina Pastikan 753 SPBE Terapkan Standar BDKT











