Rendang Bersama Sebab Itu menu Unjuk Di Idul Adha. Untuk pemula, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar rendang tidak gagal.
Jelang Hari Raya Idul Adha, menu-menu andalan seperti gulai sampai rendang kembali naik daun. Banyak orang mengolah daging kurban menjadi rendang Sebab sifatnya yang awet.
Menurut Chef Dian Anugrah, atau akrab disapa Uda Dian, membuat rendang tidaklah sulit. Untuk pemula, coba perhatikan beberapa hal penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uda Dian sendiri terkenal sebagai chef spesialis hidangan Minang autentik. Ia mahir mengolah berbagai jenis rendang.
Kepada detikFood (22/05/2026), Uda Dian membagikan lima hal penting agar rendang tidak gagal Di dimasak.
1. Memilih Potongan Daging yang Tepat
|
Potongan daging rendang. Foto: Getty Images/iStockphoto/LauriPatterson
|
Untuk pemula, memilih Pada daging sapi menjadi langkah penting agar rendang tidak mudah hancur Di dimasak lama. Chef Dian Anugrah atau akrab disapa Uda Dian menyarankan menggunakan daging sapi Pada sengkel Sebab teksturnya lebih padat dan membutuhkan waktu cukup lama hingga empuk.
Menurutnya, Pada sengkel sapi cocok Untuk proses memasak rendang yang bisa memakan waktu berjam-jam. “Pilih daging sengkel Sebab butuh waktu Disekitar 4-5 jam Untuk lembut,” ujar Uda Dian.
Jika menggunakan Pada daging lain yang lebih lunak, sebaiknya daging dimasukkan Di santan mulai Menerbitkan Energi agar teksturnya tidak cepat hancur dan bumbu tetap meresap sempurna.
2. Gunakan Santan Di Kelapa Tua
Santan Untuk Rendang Daging. Foto: iStock |
Selain daging, Mutu santan juga sangat menentukan hasil akhir rendang. Uda Dian merekomendasikan tidak pakai santan instan Sebab rasanya berbeda Bersama santan segar. Menurutnya, santan instan sudah Melewati proses tambahan bahan tertentu Agar aroma dan rasa gurih alaminya tidak sekuat santan asli.
Ia menyarankan pakai santan Di kelapa tua Sebab kandungan minyaknya lebih tinggi dan mampu menghasilkan rendang yang lebih harum serta Konsisten lama. Perbandingan idealnya, 1 kilogram daging menggunakan santan Di 5 butir kelapa tua.
“Santan kelapa tua menghasilkan Energi alami yang dibutuhkan Di memasak rendang,” jelasnya. Santan yang baik juga membuat warna rendang lebih cantik dan bumbu Lebihterus pekat.
3. Pilih Cabai Segar agar Rendang Lebih Sedap
Cabai Hingga pasar jelang Idul Adha 2026. Foto: Aprilia Devi/detikJatim |
Racikan cabai menjadi salah satu Kunci utama kelezatan rendang khas Minang. Uda Dian menjelaskan bahwa Mutu cabai giling sangat memengaruhi rasa akhir rendang. Ia menyarankan beli cabai segar Hingga pasar lalu menggilingnya sendiri agar rasa dan aromanya tetap maksimal.
“Kalau cabai giling sudah berbuih atau aromanya asam, berarti sudah tidak segar,” ujar Uda Dian. Cabai yang tidak segar bisa membuat rasa rendang menjadi kurang nikmat.
Ia juga menyarankan mencampurkan cabai rawit hijau Bersama perbandingan 1:10 Untuk menghasilkan rasa pedas khas Sumatera Barat yang lebih kuat. Samping Itu, hindari penggunaan cabai merah kering Sebab rasa dan aromanya Disorot kurang sedap dibanding cabai segar.
4. Masak Rendang Pada 6-7 Jam
Rendang terkenal sebagai Minuman yang membutuhkan waktu memasak panjang. Menurut Uda Dian, proses memasak Pada 6-7 jam menjadi salah satu rahasia utama menghasilkan rendang Bersama warna cokelat gelap dan aroma rempah yang kuat. Jika dimasak terlalu cepat, rendang biasanya Berencana tampak pucat dan bumbunya kurang meresap.
“Warna cokelat kehitaman rendang tidak Berencana muncul kalau dimasak sebentar,” jelasnya. Samping Itu, proses memasak perlahan membuat santan dan bumbu berubah menjadi Energi alami yang menyelimuti daging.
Untuk tingkat kepedasan, pemula bisa menyesuaikan jenis cabai sesuai selera. Lebihterus lama dimasak, maka tekstur daging Berencana Lebihterus empuk dan rasa rendang menjadi lebih kaya serta autentik khas Minang.
5. Gunakan Wajan Tebal dan Api Kecil
5 Tips Masak Rendang Autentik Minang yang Empuk dan Hitam Bumbunya Foto: Getty Images/iStockphoto/LauriPatterson |
Kegagalan yang sering dilakukan pemula Di memasak rendang adalah memakai wajan tipis dan api terlalu besar. Sebab, rendang mudah lengket Justru gosong Hingga Pada bawah. Uda Dian menyarankan menggunakan kuali besi atau wajan Bersama ketebalan minimal 0,5 sentimeter agar panas tersebar merata Pada proses memasak.
“Rendang itu masuk kategori slow cooking, Bersama Sebab Itu harus sering diaduk dan tidak boleh ditinggal,” kata Uda Dian. Ia juga menekankan pentingnya menggunakan api Di hingga kecil, terutama Di kuah santan mulai mengental dan memasuki tahap kalio.
Ke tahap ini rendang harus terus diaduk perlahan agar bumbu matang sempurna, tidak pecah, dan hasil akhirnya tetap lembut tanpa gosong.
Halaman 2 Di 2
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Anti Gagal! 5 Tips Masak Rendang Empuk Di Chef Minang buat Pemula














