Xpeng Selidiki Peristiwa Pidana Penarikan Kembali Ke China Kemungkinan Menjalar Ke Indonesia


Jakarta, CNN Indonesia

Xpeng Indonesia Di Mengusut kemungkinan Inisiatif penarikan kembali atau Penarikan Kembali MPV listrik X9 Ke China turut berdampak Di kendaraan yang dipasarkan Ke Indonesia.

Penarikan Kembali tersebut dilakukan Setelahnya ditemukan potensi kebocoran Ke suspensi udara Di (front air spring) yang Di Situasi tertentu dapat memengaruhi pengendalian kendaraan.

Berdasarkan dokumen Penarikan Kembali bernomor S2026M0082V yang diajukan kepada Administrasi Negeri Sebagai Regulasi Pasar China (SAMR), Inisiatif ini mencakup 33.473 unit Xpeng X9 produksi 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Inisiatif Penarikan Kembali resmi dimulai Ke 28 Agustus 2026.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ke pasar China, X9 dipasarkan Di harga 359.800 yuan hingga 419.800 yuan atau setara Disekitar Rp954,05 juta sampai Rp1,11 miliar (kurs Rp2.651,62). Sambil Itu Ke Indonesia, MPV listrik premium tersebut dijual Ke kisaran Rp1,1 miliar hingga Rp1,25 miliar.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Xpeng menjelaskan penyebab Penarikan Kembali berasal Di variasi proses produksi yang memengaruhi tingkat kedap udara pegas udara Di. Di penggunaan jangka panjang Ke lingkungan Di suhu dan kelembapan tinggi, Situasi tersebut Berpotensi Sebagai menimbulkan kebocoran udara secara bertahap.

Apabila masalah muncul, kendaraan umumnya Berencana menampilkan lampu peringatan dan notifikasi Ke panel instrumen. Ke Situasi yang lebih serius, kebocoran tersebut dapat memengaruhi pengendalian kendaraan Agar Memperbaiki risiko keselamatan.

Sebagai solusi, Zhaoqing Xpeng New Energy Investment Co., Ltd. Berencana mengganti seluruh komponen front air spring slide pillar assembly Di versi terbaru tanpa biaya kepada seluruh kendaraan yang terdampak. Kendaraan yang Sebelumnya Itu telah menggunakan komponen terbaru tidak perlu menjalani perbaikan kembali.

Inisiatif Penarikan Kembali ini muncul Setelahnya sejumlah pemilik X9 Ke China, terutama Ke Area Chongqing, melaporkan masalah suspensi Di gelombang panas ekstrem. Beberapa konsumen mengaku sasis kendaraan tiba-tiba amblas Ke salah satu sisi, Malahan seluruhnya, ketika Kendaraan Pribadi Lagi digunakan. Laporan tersebut berasal Di keluhan Pemakai dan bukan hasil investigasi resmi regulator.

Sebelumnya Itu, layanan pelanggan Xpeng sempat menjelaskan sebagian peringatan tersebut dipicu Dari aktifnya Gaya perlindungan termal (thermal protection). Sistem itu bekerja ketika kompresor Merasakan panas berlebih akibat penyesuaian tinggi kendaraan yang terlalu sering Ke suhu tinggi.

Akan Tetapi Melewati Inisiatif Penarikan Kembali ini, Xpeng mengakui terdapat cacat Ke komponen Alat keras yang berkaitan Di kedap udara suspensi udara Di, bukan semata-mata disebabkan sistem perlindungan termal.

X9 mulai dipasarkan Ke China Ke Januari 2024 dan tersedia Di varian listrik murni serta extended range electric vehicle (EREV). Menurut Carnewschina, ini menjadi Penarikan Kembali besar kedua yang dilakukan Xpeng Di kurun kurang Di setahun Setelahnya Sebelumnya Itu Memikat 47.490 unit P7+ Ke September tahun lalu akibat masalah Ke Kendaraan Bermotor Roda Dua power steering.

Xpeng menumpang rakit Ke Handal

Sambil Itu, X9 yang dijual Ke Indonesia tidak lagi diimpor secara utuh Di China, melainkan telah dirakit secara lokal atau completely knocked down (CKD) Melewati kerja sama Di PT Handal Indonesia Kendaraan Bermotor Roda Dua Ke Purwakarta, Jawa Barat.

Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah kendaraan yang beredar Ke Indonesia termasuk Di cakupan Penarikan Kembali tersebut.

“Keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami. Ke Indonesia, kami Di ini Lagi melakukan penilaian menyeluruh Sebagai menentukan apakah kendaraan yang didistribusikan Ke pasar Indonesia dipengaruhi Dari masalah Yang Terkait Di produksi yang sama,” kata Vice President Marketing PT Sinar Eka Selaras Tbk (Erajaya Active Lifestyle), Hari Arifianto, dikutip Di detik.

(ryh/mik)


Add

as a preferred
source on Google






Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Xpeng Selidiki Peristiwa Pidana Penarikan Kembali Ke China Kemungkinan Menjalar Ke Indonesia