loading…
Diprediksi butuh Penanaman Modal Di Negeri Energi dan gas sebesar USD54 miliar Pada 15 tahun Ke Di Untuk menjaga produksi Energi Venezuela tetap stabil Ke Disekitar 1,1 juta barel per hari. Foto/Dok
Trump menyebutkan, bahwa Venezuela mencuri Energi AS yang mengacu Ke langkah mantan Pemimpin Negara Venezuela Hugo Chavez beberapa dekade lalu Untuk menasionalisasi ratusan aset milik Asing, termasuk yang dimiliki Di perusahaan Energi Amerika .
Kali ini Trump mengusulkan Ide agar perusahaan-perusahaan tersebut kembali dan membangun kembali industri Energi Venezuela yang terpuruk. Ia Sesudah Itu Memperkenalkan bahwa Venezuela Berencana menyediakan 30 hingga 50 juta barel Energi Ke AS, dan perusahaan Energi milik Negeri Venezuela PDVSA mengaku Lagi bernegosiasi Di pemerintah AS Untuk penjualan Energi mentah.
Baca Juga: Misi Kuasai 55% Energi Dunia, Raksasa AS Siap Penanaman Modal Di Negeri Rp1.659 T Ke Venezuela
Pemerintahan juga secara ‘selektif’ mencabut Pembatasan Untuk memungkinkan pengiriman dan penjualan Energi Venezuela Ke pasar Ke seluruh dunia. Trump menjelaskan bahwa hasil penjualan Energi Venezuela Berencana disimpan Ke akun yang dikendalikan AS dan didistribusikan kepada penduduk Amerika dan Venezuela, menurut Departemen Energi.
Langkah-langkah ini Bisa Jadi Dibagian Di strategi jangka panjang Untuk Memperoleh pijakan Ke Negeri Di cadangan Energi yang luas.
Melirik Cadangan Energi Venezuela
Ketika Venezuela Memperoleh salah satu cadangan Energi terbesar Ke dunia. Sambil Itu beberapa analis energi Meramalkan bahwa tidak Berencana ada cukup Energi Untuk memenuhi permintaan Internasional Di beberapa tahun mendatang.
Negeri Amerika Selatan ini diperkirakan Memperoleh 303 miliar barel Energi mentah Ke Di tanah, atau setara 17% Di pasokan dunia, menurut Administrasi Informasi Energi AS. Berbeda Di Dibagian lain Ke dunia, Ke mana ahli geologi harus mencari Energi yang belum dieksploitasi, cadangan Ke bawah tanah Venezuela sebagian besar sudah dipetakan dan diketahui, kata para ahli.
Tetapi Sebab infrastruktur yang buruk, Negeri ini hanya memproduksi Disekitar 1% Di Energi dunia. “Venezuela Memperoleh cadangan yang sangat besar,” kata Claudio Galimberti, direktur analisis pasar Internasional dan kepala ekonom Ke Rystad Energy.
“Jika Anda bertanya kepada perusahaan Energi manapun Ke dunia, pergi Ke Skuat Pendalaman mereka, para geolog, dan tanyakan Di mana Energi Berencana datang Ke tahun 2030-an dan 2040-an, jawaban mereka cukup menakutkan, ‘Kami tidak tahu.’ Di Sebab Itu Berencana ada masalah Di menemukan Energi Di beberapa tahun Ke Di.”
Di jangka pendek, pasokan Energi Internasional bakal melebihi permintaan, Agar peningkatan produksi Di Venezuela tidak terlalu diperlukan. Tetapi, Badan Energi Internasional Meramalkan bahwa Ke bawah Aturan Di ini, Disekitar 25 juta barel per hari Di proyek pasokan Energi Terbaru Berencana dibutuhkan Ke tahun 2035 Untuk menjaga Kesejajaran pasar.
Angin Segar buat Kilang dan Konsumen AS
Energi Ke Venezuela adalah Energi mentah Di karakteristik berat dan asam, jenis ini merupakan yang diolah Di kilang Ke Pantai Teluk AS, dan hanya ada beberapa Negeri yang memproduksinya. Sebagai Gantinya sebagian besar Energi yang diproduksi Ke AS adalah Energi mentah ringan. Jika Energi Venezuela Masuk bebas, hal itu Berpeluang menurunkan harga Energi dan bensin.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Mengapa AS Kepincut Energi Venezuela, Apa Istimewanya?











