loading…
Analis Ekonomi Politik Kusfiardi. FOTO/dok.SindoNews
“Respons pasar Hingga Di Ini masih relatif stabil, Tetapi belum mencerminkan penilaian fundamental atas pengangkatan tersebut,” ujar Analis Ekonomi Politik Kusfiardi Di analisisnya, dikutip Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Thomas Djiwandono: Saya Komitmen Jaga Independensi Pengatur Moneter
Ia menilai penguatan Uang Negara Indonesia dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih bersifat jangka pendek dan spekulatif. Menurut Kusfiardi, pergerakan pasar tersebut lebih dipengaruhi ekspektasi stabilisasi Aturan Lembagakeuanganpusat serta faktor Dunia, bukan reaksi langsung Di figur Deputi Gubernur Lembagakeuanganpusat yang Terbaru. Ia mencatat Uang Negara Indonesia sempat menguat tipis Di kisaran Rp16.768–Rp16.780 per Kurs Matauang Amerika AS Di 26–27 Januari 2026.
Sambil Itu, IHSG bergerak fluktuatif Didalam kecenderungan menguat terbatas dan sempat menyentuh level 9.028 Di perdagangan intraday. Tetapi, Kusfiardi menekankan bahwa stabilitas awal ini belum dapat dijadikan tolok ukur sentimen jangka menengah.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Redam Bola Liar Persepsi Pasar, Lembagakeuanganpusat Hadapi Ujian Kredibilitas Terbaru











