Jakarta, CNN Indonesia —
Pembantu Presiden Pembantu Presiden Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Mengungkapkan Keputusan zero kendaraan over dimension over loading (ODOL) atau truk kelebihan muatan siap diterapkan Ke 2027.
Nantinya, target pemerintah tak melulu menjerat sopir, melainkan dalang utama Bersama polemik ini yaitu pemilik usaha.
Agus menilai Di ini sopir ibarat menjadi ‘kambing hitam’, sebab mereka hanya menjalankan tugas Bersama pemilik usaha atau armada. Ia menegaskan pemilik usaha wajib bertanggungjawab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bersama harapan nanti para owner bertanggung jawab. Karena Itu kami tidak hanya mengejar pengemudi, Sebab pengemudi hanya menjalankan tugas,” kata AHY ditemui Hingga Kemayoran, Jakarta Pusat, akhir pekan kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tapi pemilik kendaraan itu yang melakukan modifikasi Karena Itu lebih dimensi atau muatan begitu besar dan berat itu sangat membahayakan,” ungkapnya Sesudah Itu.
Ia melanjutkan persiapan Sebagai mengimplementasikan Keputusan zero ODOL telah rampung Bersama Pemberian banyak pihak, termasuk sejumlah kementerian serta lembaga lainnya. Harapannya Syarat ini berlaku efektif 2027.
“Kami sudah lewati sejumlah tahapan, kami libatkan semua stakeholder pemerintahan, berbagai kementerian lembaga termasuk juga polri dan pemda agar membangun awareness, mengedukasi, sosialisasi sekaligus pembinaan,” kata dia.
Bagi dia Keputusan ini penting Sebagai dilanjutkan Sebab dampaknya tak hanya Ke keselamatan nyawa User jalan, tetapi juga kerusakan infrastruktur.
“Kami mencegah kecelakaan apalagi korban jiwa, yang kedua kami mencegah kerusakan jalan yang parah. Akibat kendaraan odol itu
Karena Itu yang masa pakai belasan tahun Karena Itu cuma 3-5 tahun. Ini perlu kami cegah,” ucapnya.
“Ya kami harus bergerak terus. Kamu senang dapat Pemberian Bersama kementerian industri, perdagangan, Sesudah Itu tentunya stake holder lain. Kami juga lakukan studi. Semua Melakukanupaya memberi kontribusi. Ya kami ingin hadirkan lalu lintas aman Sebagai semua Bersama Memangkas kendaraan tersebut,” lanjut AHY.
(ryh/mik)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Pemerintah Kejar Pemilik Usaha dan Sopir Operasikan Truk ODOL Hingga 2027











