loading…
Kredit Pintar Merangsang Perkembangan industri Inovasi Teknologi Keuangan lending Di Indonesia diikuti pengambilan keputusan Perbankan yang bertanggung jawab. FOTO/dok.SindoNews
“Memberi akses pembiayaan adalah satu Pada Untuk peran kami. Akan Tetapi, peran yang lebih besar adalah membantu Kelompok memahami kapan mereka membutuhkan pendanaan, menentukan jumlah yang sesuai Di kemampuan, dan tetap Memperoleh kendali sampai kewajibannya terpenuhi. Inilah yang kami maksud Di Kredit Pintar sebagai Teman Atur Uang,” kata Kepala Negara Direktur Kredit Pintar Ronny Kasim Untuk keterangan pers, Minggu (23/8/2026).
Baca Juga: Makin Banyak Warga RI Terjerat Pinjol, Nilainya Tembus Rp105 Triliun
Menurut Ronny, kemudahan memperoleh pendanaan digital perlu diimbangi pemahaman Kelompok mengenai kebutuhan dan kemampuan Perbankan agar akses pembiayaan tidak mengganggu arus kas maupun kemampuan memenuhi kewajiban. Pendekatan tersebut diwujudkan Melewati Inisiatif “Teman Atur Uang” yang menempatkan akses, pemahaman, dan kendali sebagai Pada Untuk perjalanan Perbankan User.
Kredit Pintar menerapkan tiga prinsip Untuk pendekatan tersebut, yakni Jaga Cash Flow, Pahami & Pilih, serta Tetap Terkontrol. Ketiganya mencakup penyesuaian pendanaan Di kebutuhan dan kemampuan, penyediaan informasi mengenai konsekuensi pembiayaan, serta pengelolaan kewajiban hingga pendanaan terselesaikan.
Hal tersebut juga disampaikan Head of Business and Operations Kredit Pintar Irgo Bachtiar Untuk Inovasi Teknologi Keuangan Lending Days 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Inovasi Teknologi Keuangan Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Di 20-21 Agustus 2026 Di Denpasar, Bali. Ia menilai Perkembangan Usaha, perluasan akses pembiayaan, dan prinsip responsible lending harus berjalan beriringan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kredit Pintar Dorong Kelompok Lebih Bijak Manfaatkan Pendanaan Digital











