Jakarta, CNN Indonesia —
Pemerintah Daerah New Delhi, India, memfinalkan Aturan insentif tukar-tambah Kendaraan Pribadi lama Hingga Kendaraan Pribadi Elektrik (EV) Sebagai menekan tingkat polusi udara Hingga kota itu, menurut laporan Reuters, Senin (29/6).
Sektor transportasi menyumbang rata-rata 23 persen polutan udara Hingga New Delhi, kontributor tunggal terbesar polusi kota itu, menurut data pemerintah yang dikutip The Independent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aturan bernilai 150 miliar rupee India atau Di Rp28,2 triliun yang berlaku Pada empat tahun itu menyasar pembeli Sepedamotor Listrik roda dua, Kendaraan Pribadi, dan truk kecil. Pemerintah Delhi menargetkan 30 persen armada kendaraan kota beralih Hingga listrik Ke 2030.
Insentif tukar-tambah berlaku Untuk pemilik yang membeli kendaraan Sebelumnya 1 April 2020 dan menukarnya Bersama Kendaraan Pribadi Elektrik. Insentif yang diberikan senilai lebih Bersama US$1.060 atau Di Rp19 juta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aturan ini ditargetkan mulai berlaku 1 Juli. Sepedamotor Hibrida tidak termasuk Di cakupan Aturan ini.
Bebas Retribusi Negara jalan
Pembeli Kendaraan Pribadi Elektrik murni (BEV) seharga hingga 3 juta rupee India (Rp565 jutaan) dibebaskan Bersama Retribusi Negara jalan dan biaya registrasi, yang biasanya mencapai 4-10 persen Bersama harga Kendaraan Pribadi.
Sebagai kendaraan roda dua, pemerintah Delhi memberi insentif tunai 30.000 rupee India (Rp5,6 juta) Ke tahun pertama Aturan, yang menyusut menjadi 10.000 rupee India (Rp1,8 juta) Ke tahun ketiga.
Delhi juga bakal menyetop penerbitan pelat nomor Mutakhir Sebagai truk kecil dan kendaraan roda tiga berbahan bakar fosil mulai 2027, menurut The Independent. Larangan itu berlanjut Hingga sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua dan skuter bensin mulai 1 April 2028, memaksa pembeli beralih Hingga Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik, menurut Reuters.
Menurut Reuters, Aturan ini Berpeluang menguntungkan produsen Sepedamotor Listrik seperti Tata Motors dan Mahindra & Mahindra, serta produsen Kendaraan Bermotor Roda Dua listrik TVS Kendaraan Bermotor Roda Dua, Bajaj Auto, dan Ather Energy.
(fea)
Add
as a preferred
source on Google
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: India Beri Insentif Rp19 Juta Tukar Kendaraan Pribadi Lama Hingga Kendaraan Pribadi Elektrik











