loading…
Dekarbonisasi industri Ke Indonesia memerlukan lebih Di sekadar komitmen. Kesiapan proyek, akses Di pembiayaan yang tepat, serta kolaborasi Di pelaku industri dan lembaga keuangan menjadi faktor penting. Foto/Dok
Hal tersebut menjadi sorotan utama Untuk Forum Usaha Pengembang Proyek dan Lembaga Pembiayaan: Percepatan Penanaman Modal Iklim Untuk Dekarbonisasi Industri Ke Indonesia yang diselenggarakan Dari Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) bersama Sustainable Energy Transition In Indonesia (SETI) Ke Kamis (21/5) Ke Jakarta.
Forum ini Memperkenalkan perwakilan Di sektor industri, lembaga pembiayaan, pemerintah, dan organisasi teknis guna Membahas tantangan Penanaman Modal dekarbonisasi serta Kemungkinan pembiayaan proyek rendah karbon . Ke tingkat nasional, penguatan transisi energi dan ekosistem perdagangan karbon Lebih membuka Kemungkinan pembiayaan Aksi Massa dekarbonisasi industri.
Baca Juga: Kolaborasi IBCSD dan BEI Dorong Akses Pembiayaan Berkelanjutan Lewat Sustainable Bonds & Sukuk
Ke Pada Yang Sama, Ke tingkat Dunia, dinamika Perdagangan Antar Negara, meningkatnya standar ESG, serta Aturan seperti Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) Lebih menempatkan emisi karbon sebagai faktor strategis Untuk daya saing industri, Agar kesiapan proyek dan akses Di pembiayaan menjadi Lebih penting Untuk dunia usaha.
Untuk sambutannya, Direktur Eksekutif IBCSD, Indah Budiani menekankan, pentingnya kesiapan proyek dan akses Di pembiayaan yang tepat Untuk mempercepat dekarbonisasi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: IBCSD Dorong Percepatan Penanaman Modal Iklim Untuk Dekarbonisasi Industri Lewat Forum Usaha











