loading…
Argentina Terancam Hukuman Politik FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh Hingga Final Trophy Dunia 2026
Argentina harus mengakui Kepentingan Spanyol 0-1 lewat Tendangan Ferran Torres Di Putaran tambahan. Akan Tetapi, sorotan justru bergeser Hingga insiden selepas Peluit Hakim Laga panjang ketika sejumlah Olahragawan Argentina terlibat bentrokan Di para Olahragawan Spanyol.
Leandro Paredes langsung diganjar kartu merah Sesudah Laga usai akibat terlibat konfrontasi Di Eric Garcia dan Gavi. Hingga sisi lain, Nahuel Molina juga terekam Perekamgambar diduga melayangkan pukulan Hingga arah Pemimpin Spanyol, Rodri. Sambil Itu Enzo Fernandez Sebelumnya Itu sudah lebih dulu diusir Hakim Laga Lapangan Di menit Hingga-93 Lantaran Merasakan kartu kuning kedua.
FIFA Selidiki Dua Insiden Sekaligus
Tak hanya keributan Hingga final, FIFA juga disebut Berencana meninjau kembali Protes para Olahragawan Argentina Sesudah semifinal melawan Inggris. Seusai memastikan tiket Hingga partai puncak, beberapa Olahragawan La Albiceleste mengibarkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” (Kepulauan Falkland adalah milik Argentina).
Protes tersebut dinilai Berpeluang melanggar Kode Disiplin FIFA yang melarang segala bentuk pesan atau simbol bermuatan politik Hingga Di Laga sepak bola internasional.
Seorang juru bicara FIFA Sebelumnya Itu Berkata bahwa Asosiasi Disiplin independen Lagi mempelajari laporan Laga serta seluruh keadaan yang berkaitan Sebelumnya memutuskan langkah lanjutan.
Berdasarkan Kode Disiplin FIFA, kartu merah yang diterima Enzo Fernandez dan Leandro Paredes otomatis membuat keduanya menjalani hukuman minimal satu Laga Di laga Bersaing Argentina berikutnya.
Akan Tetapi, bila investigasi menyimpulkan terjadi tindakan Kekejaman seperti memukul, menendang, menyikut, meludahi, atau menyerang lawan, sanksinya dapat Meresahkan menjadi minimal tiga Laga atau Justru lebih lama sesuai tingkat Kartu Kuning.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Argentina Terancam Hukuman Politik FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh Hingga Final Trophy Dunia 2026











