loading…
Amankan Trophy Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Defender Anti-drone. Foto/ Daily
Lebih Bersama 60 lembaga penegak hukum Ke tingkat lokal, kabupaten, dan Negeri Dibagian Ke Daerah yang Mutakhir-Mutakhir ini menjadi tuan Tempattinggal Laga telah menyelesaikan Inisiatif pelatihan federal pertama Bersama jenisnya yang bertujuan Untuk membantu mendeteksi dan mencegah penyusupan drone tanpa izin Ke Didekat tempat penyelenggaraan Trophy Dunia dan Peristiwa Fans Yang Terkait Bersama.
Ke hari Laga, semua Kegiatan penerbangan, termasuk drone, Berencana dilarang Untuk radius Disekitar 5,56 km dan hingga ketinggian Disekitar 914 m Ke Disekitar Lapangan yang terdaftar, kecuali diizinkan Dari pengontrol lalu lintas udara. Ke Di Itu, Ke lokasi Peristiwa Fans tertentu, drone dilarang Untuk radius 1,85 km dan hingga ketinggian 305 m, kecuali diizinkan.
Mereka yang mengoperasikan drone Ke area terlarang tanpa izin dapat Berjuang Bersama denda hingga USD100.000, penyitaan peralatan, dan penuntutan pidana federal. Aparat penegak hukum federal Berencana mengidentifikasi operator, menyita drone, dan membantu Untuk penuntutan.
“Persatuan – Disiplin – Efisiensi – Terobosan, membangun Dong Nai yang beradab dan modern”, Daerah tersebut telah melaksanakan banyak tugas sepanjang
(wbs)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Amankan Trophy Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Defender Anti-drone











