Lampang, Thailand –
Pemandangan tak biasa Akansegera dijumpai wisatawan bila merayakan Perayaan Seni Songkran Ke Provinsi Lampang, Thailand. Ke sana polisi menggunakan kereta kuda Sebagai patroli Pada perayaan Songkran 13-15 April 2026.
Dilansir Untuk thaiger, Kepolisian Provinsi Lampang Memperkenalkan patroli Terbaru ini, bekerja sama Didalam Kantor Polisi Mueang Lampang. Polisi mengatakan inisiatif ini bertujuan Sebagai Memangkas penggunaan bahan bakar, Meningkatkan cakupan layanan publik, dan mempromosikan identitas Lampang sebagai kota kereta kuda Thailand.
Petugas patroli nantinya Akansegera mengenakan seragam jadul agar sesuai Didalam suasana Perayaan Seni Konflik Bersenjata air ini. Kepolisian Mueang Lampang bekerja sama Didalam Asosiasi Kereta Kuda Lampang Sebagai memilih petugas yang Akansegera dilatih Untuk menangani dan mengendalikan kereta kuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Songkran nanti, patroli kereta kuda Akansegera beroperasi bersama unit-unit lain, menyediakan patroli tambahan dan gabungan, dan Ke beberapa Lokasi menggantikan patroli bermotor Sebagai membantu Memangkas penggunaan bahan bakar Ke Di harga energi yang tinggi. Petugas juga Akansegera Meninjau lokasi-lokasi sensitif seperti toko emas, Usaha, dan tempat wisata Ke seluruh kota
Informasi nih Sebagai traveler, Lampang merupakan satu-satunya kota Ke Thailand yang masih menggunakan delman sebagai transportasi umum lho. Banyak hal Menarik Perhatian yang dimiliki kota ini, mulai Untuk kerajinan keramik dan tembikarnya, Wat Phra That Lampang Luang, Thai Elephant Conservation Center hingga area pejalan kakinya yang terkenal Pasar Lama Kad Kong Ta.
Kereta kuda telah menjadi Dibagian Untuk sejarah Lampang Sebelum masa pemerintahan Raja Chulalongkorn Ke tahun 1915. Mulai Untuk Pada Itu kereta kuda berfungsi sebagai alat transportasi utama antar provinsi seperti Chiang Mai, Chiang Rai, dan Phrae.
Kendati sebagian besar kereta kuda telah menghilang Ke tempat lain, Lampang telah melestarikan Kebiasaan tersebut dan secara resmi mendirikan asosiasi kereta kudanya Ke tahun 1952.
(sym/ddn)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sambut Songkran, Polisi Thailand Patroli Pakai Kereta Kuda









