loading…
Layar Lebar Suzzanna Santet Dosa Di Atas Dosa tembus satu juta penonton Untuk masa penayangan libur Lebaran 2026. Foto: Annastasya Rizqa
Layar Lebar ini menjadi karya ketiga adaptasi sosok Suzzanna yang berstatus blockbuster. Momentum ini menegaskan warisan horor legendaris Indonesia tetap kuat. Luna menyoroti kecintaan publik Pada sosok Suzzanna. “Bunda Suzzanna tetap dirindukan penonton Indonesia,” katanya.
Produser Sunil Soraya turut menekankan nilai penghormatan. Ia menyebut proyek ini sebagai tribute Sebagai menghidupkan kembali ikon horor yang telah melekat lama. “Ini bentuk penghormatan terbaik Sebagai Suzzanna,” ucap Sunil. Relasi panjang Rumah produksi PT Soraya Intercine Films Di Suzzanna menjadi fondasi kuat proyek ini.
Baca Juga : Suzzanna: Santet Dosa Di Atas Dosa, Horor Untuk Balutan Dendam dan Cinta
Di sisi lain, sutradara Azhar Kinoi Lubis menyoroti Pengalaman Hidup sinematik Layar Lebar. Ia mengapresiasi antusiasme penonton. “Terima kasih sudah menikmati Pengalaman Hidup sinematik Layar Lebar ini,” ujarnya. Layar Lebar ini memang mengusung pendekatan horor kolosal Di visual megah. Selain cerita, kekuatan produksi menjadi daya tarik utama Layar Lebar tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Layar Lebar Suzzanna Santet Dosa Di Atas Dosa Tembus 1 Juta Penonton, Luna Maya: Pencapaian yang Berkesan











