Pattaya –
Seorang turis asal Australia ditemukan berkeliaran Hingga kawasan Kehidupan Malam Pattaya, tepatnya Hingga area Red Light District. Kondisinya mengerikan Didalam tubuh bersimbah darah.
Dikutip Untuk New York Post Di Kamis (26/3/2026), Michael Walter Scott (55), Untuk Sydney, dilaporkan telah minum Hingga sebuah tempat bernama Big Tool Hingga Pattaya, yang dikenal Didalam para penampil pria dan penari Rusia. Para karyawan dilaporkan Menyediakan tagihan kepada Scott.
Inilah awal mula perkelahian, tagihannya sebesar 1.070 baht (Rp 552 ribuan) membuatnya mengamuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para staf Sesudah Itu secara paksa mengusir Scott Disekitar pukul 11 malam ketika ia menolak Sebagai membayar. Warga Sydney itu Sesudah Itu berkeliaran Hingga jalanan, Hingga mana ia Sesudah Itu ditemukan Didalam darah Masuk Untuk luka Hingga kepalanya.
Menurut staf bar, Scott jatuh dan kepalanya membentur kaca Di dikawal keluar Didalam petugas Keselamatan.
Polisi setempat dipanggil Hingga tempat kejadian. Tetapi, mereka ditolak masuk Didalam pemilik bar yang dilaporkan menolak Sebagai menyerahkan rekaman CCTV kejadian tersebut.
“Berdasarkan sifat luka-lukanya, kami menduga luka-luka tersebut bukan semata-mata disebabkan Didalam jatuh, Sebab terdapat beberapa luka,” kata juru bicara polisi.
Rekaman yang diambil Hingga luar tempat kejadian Menunjukkan Scott tampak linglung Di ia terhuyung-huyung keluar Untuk Skuat Didalam kemeja berlumuran darah.
Scott, yang masih tampak bersemangat, Sesudah Itu terlihat diangkat Hingga Pada Dibelakang Kendaraan Pribadi polisi Sambil pihak berwenang memberinya air.
Ia Sesudah Itu dibawa Hingga Fasilitas Medis Memorial Pattaya Sebagai Perawatan Medis Lebih Jelas dan Sesudah Itu mengajukan pengaduan Hingga Kantor Polisi Pattaya.
Letnan Kolonel Apichet Jarurak Untuk Kepolisian Perjalanan Hingga Luarnegeri kota mengatakan Scoot telah mabuk dan membuat dirinya terluka.
“Pihak bar mengklaim ia menolak membayar tagihannya. Menurut staf Hingga tempat kejadian, ia tiba bersama putranya Sebelumnya menjadi gaduh,” kata Jarurak.
Staf Menunjukkan tagihan kepada puteranya, Tetapi ia juga menolak Sebagai membayar. Petugas Keselamatan mencoba mengantarnya keluar, tetapi ia melawan, Agar terjadi perkelahian.
“Di insiden tersebut, turis itu jatuh dan kepalanya membentur kaca, Agar Merasakan Luka. Tidak ada senjata yang digunakan,” kata polisi.
Staf Keselamatan dan kasir telah dipanggil Sebagai dimintai keterangan. Investigasi ini masih berlangsung.
“Jika pub tersebut tidak bekerja sama, kami Berencana Memutuskan tindakan yang sesuai, Sebab insiden seperti ini tidak boleh berdampak Di Perjalanan Hingga Luarnegeri,” kata polisi.
Tidak ada indikasi Kegagalan yang dilakukan Didalam Scott atau putranya.
(bnl/fem)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Turis Ini Berkeliaran Hingga Red Light District Thailand Didalam Berlumuran Darah











