Menu berbuka puasa identik Bersama minuman atau Konsumsi yang manis. Bersama banyaknya pilihan, ada kurma dan kolak yang menjadi menu khas buka puasa.
Meski sama-sama manis, ternyata kedua Konsumsi ini bisa Memberi dampak yang berbeda Di tubuh. Terutama Bersama kandungan gizinya, memang seperti apa sih?
Kandungan Kurma
Dikutip Bersama laman X (dulunya Twitter) resmi Kementerian Kesejaganan (Kemenkes) RI, kurma merupakan buah Bersama gula alami yang cepat sekali diserap lambung. Bersama mengonsumsi kurma, bisa membantu mengembalikan energi yang hilang Bersama cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Itu, kurma juga mengandung zat besi yang membantu mencegah anemia dan pusing Di puasa, serta kalium yang ampuh mengembalikan elektrolit atau cairan tubuh yang hilang.
Meski terlihat kering, kurma ternyata mengandung serat yang tinggi. Ini bermanfaat Untuk membuat perut nyaman dan kenyang lebih lama.
Kandungan Kolak Pisang
Kolak atau yang Bisa Jadi banyak ditemukan seperti kolak pisang menjadi perpaduan karbohidrat dan lemak gurih. Isinya ada pisang kepok Untuk energi jangka panjang, santan sebagai lemak sehat penambah kalori, dan gula aren Untuk suplai glukosa cepat.
“Tapi hati-hati ya, kuah santan dan gula arennya bisa bikin asupan kalori melonjak kalau porsinya terlalu berlebihan,” tulis Kemenkes Di akun X yang dilihat detikcom, Selasa (10/3/2026).
Lebih Baik yang Mana Untuk Berbuka Puasa?
Jika dibandingkan, tiga butir kurma mengandung Disekitar 66 kalori tanpa lemak. Sambil Itu satu mangkuk kecil kolak pisang, bisa mencapai 160-200 kalori Bersama Disekitar 8 gram lemak.
“Jumlah ini bisa makin tinggi, tergantung lebih banyaknya santan dan gula aren yang dipakai,” sambungnya.
Meski begitu, masih bisa mengonsumsi kolak Untuk berbuka puasa tanpa khawatir kalori berlebih. Berikut tipsnya:
- Ganti santan Bersama susu rendah lemak atau low-fat milk, atau krimer berserat.
- Kurangi takaran gula aren atau gula merah sebanyak setengah Bersama resep biasa.
- Konsumsi isian pisangnya, kurangi hanya makan kuahnya saja dan terpenting makan Bersama bijak.
“Intinya, makan manis Di berbuka boleh saja, asal porsinya dijaga agar metabolisme tetap prima,” tulis Kemenkes.
“Biar lebih nyaman, buka puasa bisa diawali Bersama air putih hangat dan sebutir kurma. Sesudah salat Maghrib, Mutakhir nikmati kolak pisang secukupnya sebagai penutup. Bersama Langkah Tersebut, tubuh tetap aman dan ibadah pun terasa lebih nyaman,” tutupnya.
Halaman 2 Bersama 2
(sao/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Adu Gizi Kolak Pisang Vs Kurma, Mana yang Lebih Sehat Buat Berbuka?











