Kolang-kaling hampir selalu ada Ke momen buka puasa, entah dicampur Untuk es buah, kolak, atau disajikan sebagai manisan dingin yang menyegarkan tenggorokan Sesudah seharian menahan haus.
Teksturnya kenyal dan rasanya ringan, membuat banyak orang menyukainya tanpa berpikir panjang soal kandungan gizinya. Ternyata Ke balik tampilannya yang sederhana, kolang-kaling menyimpan serat dan air Untuk jumlah yang cukup tinggi. Kombinasi ini ternyata berkaitan Didalam keluhan yang sering muncul Ke bulan Ramadan, yaitu susah buang air besar.
Perubahan jam makan, asupan cairan yang terbatas, serta pilihan menu berbuka yang cenderung manis dan rendah serat membuat kerja usus ikut berubah. Kemakmuran tersebut menjelaskan mengapa sebagian orang merasa frekuensi BAB menurun Pada puasa. Kolang-kaling Sesudah Itu sering disebut-sebut sebagai salah satu menu buka puasa yang bisa membantu melancarkan pencernaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan Serat Kolang-kaling dan Perannya Ke Usus
Kolang-kaling berasal Untuk buah pohon aren atau Arenga pinnata. Untuk 100 gram kolang-kaling terkandung 94 persen air serta 1,6 gram serat Ketahanan Pangan yang berkontribusi Untuk menjaga kelancaran saluran cerna.
Serat membantu Meningkatkan massa feses sekaligus mempertahankan kadar air Ke dalamnya. Proses ini mendukung pergerakan usus yang lebih teratur Agar feses lebih mudah dikeluarkan. Asupan serat yang cukup juga berhubungan Didalam konsistensi feses yang lebih lunak dan frekuensi BAB yang lebih stabil.
Tinjauan ilmiah yang dipublikasikan Ke jurnal Nutrients Didalam MDPI tahun 2022 Menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi serat berkaitan Didalam perbaikan Tanda-Tanda konstipasi, termasuk peningkatan frekuensi BAB dan perbaikan tekstur feses. Efek tersebut terlihat ketika asupan serat dilakukan secara konsisten dan diimbangi Didalam cairan yang tercukupi.
Untuk konteks Ramadan, kolang-kaling dapat menjadi tambahan sumber serat dan cairan yang praktis Lantaran mudah ditemukan dan umum dikonsumsi Pada berbuka. Kolang-kaling bisa membantu melengkapi kebutuhan serat harian yang sering kali tidak tercapai akibat pola makan yang berubah.
Puasa dan Perubahan Ritme Pencernaan
Puasa membuat tubuh tidak Menyaksikan asupan cairan Pada lebih Untuk 12 jam. Pada seharian, tubuh Mengadaptasi Didalam cara menyerap lebih banyak air Untuk sisa Konsumsi Ke usus besar. Dampaknya, feses menjadi lebih kering dan padat.
Perubahan jadwal makan turut mempengaruhi mekanisme sistem pencernaan. Ritme makan yang biasanya tersebar sepanjang hari menjadi hanya Ke waktu Sebelumnya sahur dan sesudah berbuka. Jika kedua waktu ini tidak diisi Didalam cukup serat dan cairan, risiko konstipasi Meresahkan.
Studi yang dimuat Untuk World Journal of Gastroenterology menegaskan bahwa kecukupan cairan dan serat merupakan faktor penting Untuk menjaga motilitas usus serta konsistensi feses. Kekurangan salah satu atau keduanya dapat memperlambat pergerakan usus.
Cara Mengonsumsi Kolang-kaling agar Manfaatnya Optimal
Kolang-kaling dapat menjadi Pada Untuk strategi sederhana Untuk menjaga pencernaan tetap nyaman Pada puasa. Penyajiannya tetap perlu diperhatikan agar manfaatnya tidak berkurang. Penggunaan sirup atau gula berlebihan Meningkatkan asupan kalori dan membuat tubuh makin merasa haus.
Pengolahan yang lebih sederhana, seperti direbus dan dicampur Didalam potongan buah segar tinggi serat, membantu menciptakan komposisi menu yang lebih seimbang. Kombinasi Didalam pepaya, semangka, atau pir bisa menambah variasi serat Untuk satu sajian berbuka.
Asupan air putih yang cukup Dari berbuka hingga sahur juga berperan besar Untuk mendukung kerja serat Ke Untuk usus. Kebutuhan cairan yang terpenuhi membantu menjaga feses tetap lunak dan lebih mudah dikeluarkan.
Kolang-kaling bukan solusi instan Untuk sembelit dan tidak menggantikan kebutuhan sayur serta buah harian. Perannya lebih tepat dipahami sebagai Pada yang mendukung pola makan yang lebih kaya serat dan cukup cairan. Menu buka puasa yang dipilih Didalam lebih sadar Akansegera berdampak langsung Ke kenyamanan tubuh sepanjang menjalani ibadah Ke bulan Ramadan.
@detikhealth_official Ngerasa sulit BAB Pada puasa? itu Lantaran kurang serat dan cairan tubuh😩 Nah, kolang-kaling adalah pilihan yang tepat Untuk memperlancar pencernaan kamu Pada puasa. Kombinasi serat+air mendukung proses pembuangan zat sisa metabolisme secara alami💧🫧 #kolangkaling #bukapuasa #ramadan2026 #kolomgizi #detikhealth ♬ Cute background music for kids(951274) – dama
Halaman 2 Untuk 2
Simak Video “Video Pantesan Ada Sehat-sehatnya, Ini yang Dialami Organ Tubuh Pada Puasa“
(mal/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Populer Didalam Sebab Itu Menu Takjil, Kolang-kaling Ampuh Lancarkan BAB? Ini Faktanya











