Ahli gizi dan peneliti Untuk Stanford, Marily Oppezzo, mengaku kerap terkejut melihat jumlah Pendukung Kesehatan yang dikonsumsi kliennya. Ada yang minum ‘stack’ pagi dan malam hari, Justru sampai lebih Untuk 20 jenis.
Survei Di 2024 Di lebih Untuk 3.000 orang dewasa AS Menunjukkan setengah responden rutin mengonsumsi Pendukung Kesehatan. Banyak Di antaranya terpengaruh influencer Lewat konten podcast atau media sosial lain.
Menurut Oppezzo, Pendukung Kesehatan memang ada gunanya Untuk Kepuasan tertentu misalnya Di hamil atau Merasakan kekurangan zat gizi. Akan Tetapi, banyak Pendukung Kesehatan sebenarnya tidak diperlukan tubuh dan Untuk beberapa Kepuasan malah bisa berisiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Profesor kedokteran Untuk Harvard Medical School, Dr JoAnn Manson, mengingatkan Pendukung Kesehatan dapat mengandung kontaminan, dosis berlebihan, atau berinteraksi Bersama Terapi tertentu.
Secara Keseluruhan, para pakar sepakat, lebih aman dan sehat memenuhi kebutuhan Gizi Untuk Makanan sehari-hari.
Berikut 10 Pendukung Kesehatan populer yang sering tak diperlukan, dan alternatif makanannya, dikutip Untuk CNA:
1. Multivitamin
Banyak orang minum multivitamin sebagai ‘jaga-jaga’ Kesejaganan tubuh. Padahal, sebagian besar orang bisa mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral Untuk pola makan seimbang yakni buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, gandum utuh, produk susu, dan sumber protein sehat.
Menurut Dr JoAnn, kelompok yang Mungkin Saja membutuhkan Pendukung Kesehatan tambahan tersebut adalah lansia, mereka yang Lagi Pola Makan sangat ketat, atau orang Bersama gangguan penyerapan Gizi.
2. Magnesium
Pendukung Kesehatan magnesium sering diklaim membantu insomnia, migrain, hingga depresi. Akan Tetapi, para ahli mengingatkan bukti keterkaitannya masih sangat terbatas.
Alih-alih terus mengandalkan Pendukung Kesehatan ini, lebih baik Merasakan manfaat langsung Untuk konsumsi biji labu, almond, bayam, kacang hitam, dan quinoa.
3. Probiotik & Prebiotik
Diklaim menyehatkan usus, bukti manfaat Pendukung Kesehatan probiotik dan prebiotik Untuk orang sehat, masih lemah.
Alternatifnya, perbanyak Makanan fermentasi seperti kimchi, yogurt, kefir, miso, serta Makanan tinggi serat.
4. Energi Ikan (Omega-3)
Makan ikan rutin dikaitkan Bersama jantung lebih sehat. Akan Tetapi, Pendukung Kesehatan omega-3 belum terbukti memberi manfaat yang sama Di kebanyakan orang.
Untuk Merasakan manfaat itu, lebih baik mengonsumsi salmon, sarden, makarel, trout 2 porsi per minggu, serta chia seed dan kenari.
5. Vitamin C
Pendukung Kesehatan vitamin C populer Untuk daya Bertahan tubuh. Padahal, kebutuhan harian 75 hingga 90 mg mudah dipenuhi Untuk Makanan.
Bisa Untuk konsumsi jeruk, kiwi, brokoli, paprika merah.
6. Kolagen
Diklaim kurangi keriput dan nyeri sendi, bukti Pendukung Kesehatan kolagen Memiliki manfaat tersebut masih terbatas. Orang disarankan mengonsumsi cukup protein, vitamin C, seng, dan tembaga Untuk Makanan seimbang. Sebaiknya juga menghindari rokok dan paparan matahari berlebih.
7. Vitamin B12
Vitamin B12 memang diperlukan Untuk yang defisiensi, vegan, lansia, atau Pemakai Terapi tertentu.
Akan Tetapi, Untuk orang sehat, bisa didapatkan Untuk konsumsi ikan, daging merah, telur, susu, serta sereal yang difortifikasi.
8. Protein Bubuk
Sering dipakai Untuk Pola Makan atau pembentukan otot. Sebetulnya, kebanyakan orang sudah cukup protein Untuk Makanan.
Coba lebih banyak mengonsumsi yogurt, telur, kacang-kacangan, ikan, ayam tanpa lemak.
9. Serat
Banyak orang yang kurang asupan serat, memenuhinya Bersama Pendukung Kesehatan-Pendukung Kesehatan tertentu. Lebih baik memperbanyak buah, sayur, gandum utuh, dan kacang-kacangan.
10. Greens Powder
Serbuk campuran sayur dan buah ini disebut praktis, tapi dinilai hanya multivitamin mahal. Sebagai alternatif, belilah buah, sayur segera, Lantaran lebih efektif dan juga ekonomis.
Halaman 2 Untuk 2
(naf/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pakar Harvard Ungkap 10 Pendukung Kesehatan Populer yang Ternyata Tak Dibutuhkan Tubuh











