Jakarta, CNN Indonesia —
Jetour Sales Indonesia bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Asosiasi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan hasil investigasi atas insiden lalu lintas yang melibatkan Kendaraan Pribadi Jetour T2 Ke ruas Tol Jagorawi.
Audiensi investigasi dipimpin Dari Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kemenhub bersama jajaran dan dihadiri Ketua Asosiasi Nasional Keselamatan Transportasi, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor, Ketua Skuat Kelompok Substansi Sertifikasi Tipe Kendaraan Bermotor, perwakilan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Bekasi, serta Skuat Jetour.
“Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah Untuk memperoleh penjelasan Yang Berhubungan Bersama kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, Bersama fokus Ke spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan, serta mekanisme perlindungan Di risiko kebakaran,” kata Yusuf Untuk keterangan tertulis, dikutip Sabtu (14/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil investigasi yang dipaparkan, sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai desain dan standar yang ditetapkan. Ke Di benturan terjadi, airbag mengembang secara penuh dan keselamatan Ke sisi penumpang tetap terlindungi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu struktur kendaraan tetap stabil, tidak terguling, serta pintu masih dapat dibuka secara normal Setelahnya benturan serius, yang Menunjukkan bahwa integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sebagaimana dirancang serta memenuhi persyaratan keselamatan dan regulasi yang berlaku Ke Indonesia serta dunia.
Analisis teknis Bersama Detail menunjukan bahwa insiden tersebut merupakan tabrak Samping, bukan tabrak Dibelakang.
Kendaraan Merasakan benturan ekstrem yang menyebabkan roda Didepan dan Dibelakang kiri Merasakan kerusakan berat. Akibat Kebugaran tersebut, terjadi gesekan langsung Dibagian bawah kendaraan Bersama permukaan aspal Supaya api muncul sebagai dampak lanjutan usai benturan keras dan peristiwa tersebut menyebabkan kendaraan terbakar.
Peter Zhang, Ri Direktur Jetour Sales Indonesia Mengungkapkan Sebelum awal pihaknya berkomitmen Untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka, dan berbasis fakta.
“Hasil investigasi Menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami Akansegera terus memastikan setiap produk Jetour memenuhi regulasi dan standar Mutu tertinggi,” ucap Zhang.
Zhang juga bilang Akansegera komitmen Untuk terus mematuhi seluruh Syarat keselamatan yang berlaku Ke Indonesia, melakukan evaluasi berkelanjutan Di produk, serta menjaga transparansi komunikasi kepada publik Untuk memastikan perlindungan maksimal Untuk konsumen.
Secara teknis, Zhang melanjutkan produk Jetour juga telah memenuhi standar Asosiasinegara-Negaraasiatenggara NCAP, ECE R153, ECE R34 dan regulasi lainnya Untuk memastikan kesesuaian Di seluruh spesifikasi keselamatan dan regulasi yang berlaku Ke pasar domestik serta Syarat peraturan lainnya yang menjadi acuan keselamatan kendaraan.
Insiden kecelakaan dan kebakaran dialami SUV asal China Jetour T2 Di melaju Ke Tol Jagorawi KM 31 B arah Jakarta Ke Minggu (1/2). Kejadian ini terekam Lensa dan viral Ke media sosial.
Untuk rekaman video, pengemudi T2 nampaknya Lagi melintas Ke bahu jalan yang Lalu terkena hantaman Bersama sisi Samping Dari sedan diduga BMW Di bermanuver hingga terpental Hingga Didepan dan sempat mengenai pembatas jalan.
Belum sempat SUV itu berhenti maksimal, mendadak api langsung menyebar dan membesar. Untuk rekaman juga terlihat penghuni kabin langsung keluar menyelamatkan diri.
(ryh/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Hasil Investigasi Jetour T2 Terbakar Usai Ditabrak Ke Tol Jagorawi











