Kebanyakan asupan garam bisa berdampak Di Keadaan. Kenali beberapa tandanya Di tubuh, Bersama wajah sembap, mudah haus, hingga ngidam Konsumsi asin.
Garam memang dibutuhkan tubuh Sebagai menjaga Kesejajaran cairan dan fungsi saraf. Akan Tetapi, konsumsi berlebihan dapat memicu berbagai keluhan yang sering tidak disadari.
Mulai Bersama wajah bengkak hingga sering merasa haus, gejalanya bisa muncul Untuk Karya sehari-hari. Situasi ini terjadi Lantaran kelebihan natrium mengganggu Kesejajaran cairan tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahli gizi Maggie Michalczyk Menginformasikan beberapa tanda yang patut diwaspadai jika tubuh kelebihan garam. Mengenali gejalanya dapat membantu kamu membatasi asupan natrium Dari dini.
Dikutip Bersama Eating Well (5/11/25) berikut tanda tubuh jika kamu terlalu banyak mengonsumsi garam:
1. Wajah dan Tubuh Bengkak
|
Ilustrasi Konsumsi yang Digoreng Foto: iStock
|
Konsumsi garam berlebihan bisa membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Sebab muncul bengkak, perut terasa kembung, dan wajah tampak lebih sembap.
Ahli gizi Maggie Michalczyk menjelaskan, cairan berlebih Di jaringan tubuh memicu pembengkakan Di wajah, jari, hingga pergelangan kaki.
Situasi ini juga bisa membuat tubuh terasa kurang nyaman. “Asupan garam tetap dibutuhkan Sebagai mengganti elektrolit Sesudah Latihan, tapi jangan berlebihan,” tuturnya.
2. Sering Sakit Kepala
Tak hanya bengkak, terlalu banyak mengonsumsi garam juga dapat menyebabkan sakit kepala. Situasi ini terjadi Lantaran Kesejajaran cairan Untuk tubuh terganggu.
“Kelebihan natrium mengganggu Kesejajaran cairan tubuh Agar memicu dehidrasi. Di tubuh kehilangan terlalu banyak air, otak ikut menyusut dan menimbulkan sakit kepala,” tutur Maggie.
Kelebihan garam juga dapat memicu mual, pusing, hingga muntah Di Peristiwa Pidana tertentu. Minum banyak air putih dapat membantu membuang kelebihan natrium dan meredakan keluhan.
3. Mudah Haus
Ilutrai wanita minum air putih. Foto: Getty Images/AntonioGuillem |
Sering merasa haus dan mulut kering bisa menjadi tanda tubuh kelebihan garam. Natrium berlebih dapat mengganggu Kesejajaran cairan Agar tubuh membutuhkan lebih banyak air.
Menurut Maggie Michalczyk, garam membuat tubuh menahan air dan Menarik Perhatian cairan yang tersimpan. Sebab terjadi kekurangan cairan Agar tubuh memberi sinyal berupa rasa haus.
“Perbanyak minum air putih dan batasi Konsumsi tinggi garam Sebagai membantu memulihkan Kesejajaran cairan,” tutur Maggie.
4. Sering Buang Air Kecil
Sering buang air kecil bisa berkaitan Bersama konsumsi garam berlebihan. Situasi ini biasanya muncul Sesudah tubuh merasa sangat haus dan minum banyak air.
Di rasa haus terpenuhi, tubuh Berencana Memperbaiki frekuensi buang air kecil Sebagai membantu membuang kelebihan garam yang memicu rasa haus tersebut.
Menurut Michalczyk, garam berlebih juga membebani kerja ginjal sebagai penyaring tubuh. Jika berlangsung lama, Situasi ini dapat Memperbaiki risiko gangguan hingga gagal ginjal.
5. Sering Ngidam Konsumsi Asin
Ilustrasi kentang goreng. Foto: AI Illustrated by WeirdKaya |
Jika terus mengonsumsi Konsumsi tinggi garam, keinginan makan Konsumsi asin bisa Lebih kuat. Lidah Berencana terbiasa Bersama rasa asin Agar ingin menikmatinya lagi.
“Di tubuh terbiasa Bersama Konsumsi asin, indra perasa Berencana Menyesuaikan. Sebab, Anda Berencana terus Mengharapkan rasa asin yang sama,” ujar Maggie Michalczyk, M.S., RDN.
Maggie menyarankan Mengurangi garam secara bertahap dan memilih bumbu tanpa tambahan garam. Rasa gurih bisa diganti Bersama rempah dan herba agar Konsumsi tetap nikmat.
Halaman 2 Bersama 3
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 5 Tanda Tubuh Kebanyakan Garam, Wajah Sembap hingga Mudah Haus













