Pattaya –
Kawasan Pattaya Ke Thailand terkenal sebagai salah satu destinasi wisata paling ramai Ke Negeri Gajah Putih itu, menyimpan risiko yang kerap terlupakan yakni pengendara yang sering mengabaikan lampu merah.
Belum lama ini terjadi tabrakan sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua Ke pusat kota kembali menjadi pengingat keras Bagi wisatawan Sebagai selalu waspada Ke jalan.
Dilansir Didalam Pattaya Mail, Selasa (20/1/2026) menurut laporan awal, kecelakaan terjadi ketika seorang pengendara lokal menerobos lampu merah dan menabrak sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua lain yang Di melintas secara sah. Beberapa korban Merasakan luka dan harus dirawat Ke Fasilitas Medis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian itu pun memicu diskusi hangat Ke media sosial, mulai Didalam siapa yang bersalah, hingga kebiasaan lalu lintas yang terkadang terasa opsional Ke Pattaya.
Bagi wisatawan, bahaya ini nyata. Banyak pengunjung yang patuh Ke rambu lalu lintas justru terpapar risiko Sebab tidak terbiasa Didalam kebiasaan lokal. “Wisatawan sering mematuhi lampu hijau sebagai tanda aman, tapi pengendara yang menerobos lampu merah bisa membuat mereka Didalam Sebab Itu korban,” kata seorang pengamat lalu lintas lokal.
Persimpangan kota adalah tempat bertemu berbagai jenis User jalan: sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua, pejalan kaki, Kendaraan Angkutan Umum baht, dan Kendaraan Pribadi pribadi. Semua saling berbagi ruang, dan ketidakpatuhan satu orang bisa berdampak Ke banyak orang lain, termasuk pengunjung yang Mutakhir pertama kali datang.
Di Itu, penegakan hukum yang lemah membuat perilaku menerobos lampu merah seolah bisa lolos begitu saja. Warga setempat Justru sering mengaitkan kecelakaan Didalam takdir, padahal banyak insiden sebetulnya dapat dicegah Didalam disiplin lalu lintas.
Bagi wisatawan, tips sederhana bisa sangat membantu Didalam selalu cek lampu Sebelumnya menyeberang, hindari Memutuskan risiko Di menunggu Ke persimpangan, dan lebih baik Merasakan lalu lintas Disekitar Sebelumnya melintas, Justru jika lampu hijau sudah menyala.
(upd/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Warlok Thailand Sering Terobos Lampu Merah, Turis-turis Ke Pattaya Terancam











