loading…
Pembiayaan perbankan mulai dipandang tidak semata Untuk konsumsi tetapi juga sebagai instrumen pendukung kegiatan produktif. FOTO/dok.SindoNews
Di konteks tersebut, pembiayaan perbankan mulai dipandang tidak semata Untuk konsumsi, tetapi juga sebagai instrumen pendukung kegiatan produktif. OK Bank Indonesia menilai kredit dapat dimanfaatkan secara lebih strategis Melewati produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang diarahkan Untuk Pembaruan diri dan Belajar.
“Kami melihat kebutuhan profesional muda dan keluarga Pada ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga berkaitan Didalam peningkatan kapasitas diri dan Belajar. Melewati OK KTA, kami Berusaha menyediakan fasilitas pembiayaan yang fleksibel Didalam Perancangan cicilan yang jelas,” ujar Kepala Departemen Ritel Business Development OK Bank Eko Andhika Kotama Di pernyataannya, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: KB Bank Gelar 2026 Indonesian Day Business Forum Di Seoul, Perkuat Penanaman Modal Indonesia-Korea
Secara produk, OK KTA menawarkan plafon pinjaman mulai Di Rp3 juta hingga Rp300 juta, yang dapat digunakan Untuk berbagai kebutuhan produktif, termasuk pembiayaan Belajar Di tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Pos pengeluaran Belajar dinilai kerap menjadi beban signifikan Di Perancangan keuangan keluarga maupun profesional muda.
Di sisi skema, OK Bank menyediakan suku bunga mulai Di 0,79 persen per bulan Didalam tenor pinjaman Di 6 hingga 60 bulan. Skema cicilan tetap ini memungkinkan nasabah menyusun arus kas yang lebih terukur dan menyesuaikan kewajiban pembayaran Didalam kemampuan Keuangan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: OK Bank Dorong Pemanfaatan KTA Untuk Kebutuhan Produktif











