Monyet ‘Punch’ yang belakangan mencuri simpati warganet kini sudah tidak ‘sendirian’ lagi. Di kebun binatang, monyet tersebut dilaporkan akur Didalam teman-teman lainnya.
Dikutip Didalam abc7chicago, kebun binatang Ichikawa melaporkan bahwa Punch tertangkap Perekamgambar Lagi asik bermain Didalam monyet lain.
“Kondisinya terus membaik,” kata pihak kebun binatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rekaman terbaru, Punch Lagi berada Di Disekitar monyet yang lebih besar dan terus mengikutinya berkeliling Markas. Kini, Punch tidak lagi menggantungkan rasa kesepiannya kepada boneka mainan orangutan sebagai sosok ‘ibu pengganti’.
Alasan Sikap Terenyuh Di Balik Kisah Monyet Punch
Banyak orang yang terenyuh atau bersimpati kepada Punch Sebab monyet tersebut ditinggalkan Setelahnya dirinya lahir. Rasa sayang kita Di Punch bukan sekadar Sebab dia lucu, ternyata ada sains Di balik obsesi ini.
Dikutip Didalam WIRED, sebuah studi tahun 2025 Didalam peneliti Didalam Beijing dan Inggris menemukan bahwa menonton video hewan secara signifikan efektif Mengurangi rasa kesepian. Uniknya, efek ini jauh lebih kuat dibandingkan Pada kita menonton video yang menampilkan manusia.
Para peneliti menyebut Kejadian Luar Biasa ini sebagai cyber-mediated animal attachment. Artinya, kita membentuk ikatan emosional Didalam hewan yang kita lihat berulang kali Di layar, seolah-olah mereka adalah teman nyata kita.
Teori Di Balik ‘Ikatan’ Didalam Hewan
Ikatan yang kita rasakan Di Punch bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil Didalam cara otak kita memproses emosi. Secara psikologis, manusia Memperoleh kecenderungan alami yang disebut Mood Management Theory.
Secara tidak sadar, kita menggunakan konten media, seperti video hewan, sebagai alat Untuk mengatur suasana hati. Pada merasa bosan, Beban, atau kesepian, video Punch yang Lagi memeluk bonekanya menjadi pelarian instan yang Memberi rasa nyaman.
Menariknya, otak kita terkadang ‘tertipu’ Didalam Ilmu Pengetahuan. Menurut Media Equation Theory, sistem saraf manusia tidak selalu bisa membedakan Antara Keterlibatan Di layar Didalam Keterlibatan Di dunia nyata. Itulah mengapa perasaan iba yang muncul Pada melihat Punch merasa kesepian terasa begitu nyata Di dada kita, seolah-olah bayi monyet itu ada tepat Di Di mata.
Hubungan ini diperkuat Didalam kebiasaan manusia melakukan antropomorfisme, yaitu Memberi sifat-sifat Di makhluk lain. Sebab hewan berkomunikasi lewat perilaku sederhana tanpa kerumitan kata-kata, kita cenderung menganggap ekspresi mereka jauh lebih jujur dan tulus.
Halaman 2 Didalam 2
(dpy/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Nangis Terus Dengar Kabar Mutakhir Monyet ‘Punch’? Ini Alasan Psikis Di Baliknya











