Jakarta –
Vibe Korea Selatan masih menjadi salah satu Tren paling kuat Di industri Akomodasi Indonesia. Minat Pada Kearifan Lokal Dunia Korea tidak lagi sekadar Tren musiman, melainkan telah menjadi Pada Untuk Life Style Kelompok urban Di Indonesia.
Berdasarkan Survei Hallyu Luar Negeri 2024 yang dirilis Bersama Kementerian Kebudayaan, Aktivitasfisik, dan Wisata Internasional Korea Selatan (MCST) bersama Korea Foundation for International Culture Exchange (KOFICE), sebanyak 86,3% responden Di Indonesia Menunjukkan minat yang kuat Pada Kearifan Lokal Dunia Korea, mencakup Minuman, Life Style, dan Tren urban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat potensi tersebut, sebuah inisiatif nasional yang diprakarsai Bersama CEO Archipelago John Flood resmi diluncurkan Di 5 Januari.
“Kami Memperkenalkan 60 Seconds to Seoul sebagai Konsep pop-up Minuman yang membawa cita rasa otentik street food Seoul Hingga jaringan hotel kami Di seluruh Indonesia. Inisiatif ini merupakan Pada Untuk Archipelago Internasional Flavours Series dan Akansegera berganti setiap enam bulan Bersama menampilkan ragam street food bercita rasa khas Untuk berbagai Bangsa.” ujar CEO Archipelago John Flood.
Menurut Senior Director of Corporate Communications & PR Archipelago Sari Kusumaningrum, Lewat Langkah bertajuk ’60 Seconds to Seoul’ atau 60 Detik Hingga Seoul ini, hotel-hotel kelolaan Archipelago Akansegera Memperkenalkan Kegiatan offline bertema Korea Untuk rangka menciptakan Penghayatan tamu yang lebih immersive.
60 Seconds to Seoul ini menawarkan Penghayatan menikmati hidangan khas Korea yang autentik, traveler yang menginap Di hotel Archipelago bisa menikmati Minuman street food khas Korea hingga Juni nanti.
Peluncuran 60 Seconds to Seoul ini dilakukan perdana Di Aston Serang Hotel & Convention Center, yang menawarkan Penghayatan menikmati hidangan khas Korea yang seru dan juga otentik. Suasana K-Vibes ini dimeriahkan Bersama Bersama rangkaian Kegiatan seperti parade Minuman korea, fun games, karaoke lagu Korea dan K-Pop Dance Cover.
“60 Seconds to Seoul” ini bisa dinikmati tidak hanya Di Aston Serang, tapi juga Di seluruh hotel jaringan hotel milik Archipelago Di seluruh Indonesia mulai Untuk Januari hingga Juni 2026. Lewat Langkah ini, Archipelago Memperkenalkan perjalanan rasa yang terinspirasi Untuk Minuman Korea Di seluruh jaringan hotel Archipelago Di Indonesia.
Sesudah Serang, peluncuran Akansegera dilakukan Di kota lainnya Di Jawa Di sampai Hingga Makassar.
Mulai Untuk Rp 38.000, para tamu dapat menikmati beragam menu street food Korea yang populer dan penuh karakter, seperti Tteokbokki, Korean Cheese Burger, Gangnam Hot Chicken, Soko Fish Tacos, dan Kimchi Fried Rice, serta pilihan hidangan gurih lainnya yang terinspirasi Untuk suasana jalanan Seoul. Penghayatan bersantap ini dilengkapi Bersama dua pilihan dessert khas, seperti Jeju Mocha Puffs dan Baesuk Pear, serta empat minuman segar, yaitu Sparkling Yuzu Honey, Shikyee Fizz, Maesil Mojito, dan Omija Cooler, Sebagai menyempurnakan setiap sajian.
“Seluruh menu “60 Seconds to Seoul” tersedia Sebagai poolside, dan room service, hingga layanan pesan antar Lewat GoFood dan GrabFood, Supaya dapat dinikmati Bersama mudah Bersama tamu hotel maupun Kelompok umum,” ujar Senior Director of Corporate Communications & PR Archipelago Sari Kusumaningrum.
Corporate F&B Manager Archipelago, Denny Wasana, menjelaskan bahwa Langkah “60 Seconds to Seoul” dirancang Sebagai mendekatkan traveler Bersama suasana Korea Untuk waktu singkat.
Lewat Langkah ini, Penghayatan Korea tidak harus dicari jauh-jauh Hingga Seoul. Malahan Dari berada Di kamar hotel, traveler sudah bisa langsung menikmati Minuman khas Korea, lengkap Bersama cita rasa autentik dan atmosfer yang mendukung.
“Konsepnya sederhana: Untuk 60 detik, tamu hotel sudah bisa merasakan vibe Korea. Mulai Untuk menu Minuman, penyajian, hingga Penghayatan Minuman yang kami hadirkan,” ujar Denny.
(ddn/ddn)
Dadan Kuswaraharja
Jurnalis detikcom. Bergabung Bersama dunia jurnalistik Dari 2004, aktif meliput berbagai event nasional dan internasional Bersama fokus Di dunia Wisata Internasional.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Demam Korea Di Hotel-hotel Archipelago











