Badan Gizi Nasional (BGN) minta maaf soal laporan keracunan Ketahanan Pangan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 72 siswa Hingga Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Pihaknya memastikan Berencana menanggung seluruh biaya Perawatan korban serta menghentikan operasional dapur Hingga SPPG Pondok Kelapa 2, Duren Sawit, Jakarta Timur.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. BGN juga Berencana bertanggung jawab Pada seluruh biaya Perawatan Hingga Fasilitas Medis,” beber Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, Hingga Jakarta, Sabtu (4/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Hingga Di Itu, SPPG Pondok Kelapa kami suspend Sebagai waktu yang tidak terbatas Lantaran Situasi dapur, termasuk tata letak dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), masih belum memenuhi standar,” tegasnya.
Insiden ini terjadi Di Jumat (3/4/2026). Sebelumnya, Di Kamis (2/4/2026) sore, pihak SPPG Merasakan laporan Bersama guru mengenai 36 siswa yang Merasakan Tanda sakit perut, diare, dan mual Setelahnya mengonsumsi Konsumsi Bersama Langkah tersebut.
Menu yang disajikan Di itu meliputi spaghetti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi. Hingga Di ini, jumlah korban terdampak tercatat lebih Bersama 60 orang.
Dugaan Penyebabnya
Seluruh korban telah Merasakan penanganan medis dan dilaporkan Untuk Situasi membaik.
Adapun dugaan Sambil Itu penyebab insiden berkaitan Bersama Konsumsi yang dikonsumsi Untuk Situasi tidak segar. Jeda waktu yang terlalu lama Di proses memasak dan konsumsi diduga menurunkan Mutu Konsumsi dan memicu gangguan Kesejajaran.
BGN memastikan Berencana memperketat pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang, sekaligus menjamin Keselamatan Ketahanan Pangan Untuk pelaksanaan Langkah Makan Bergizi Gratis.
Para siswa tersebut Di dirawat Hingga tiga Fasilitas Medis rujukan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Sebelumnya mengecek penanganan para korban Hingga RSKD Duren Sawit, Jaktim. Pramono ingin memastikan penanganan berjalan Bersama baik.
“Seperti kita ketahui bersama, ada dampak Bersama Konsumsi yang disiapkan Dari SPPG Hingga lokasi Pondok Kelapa Dua,” ucap Pramono Hingga Duren Sawit, Sabtu (4/4/2026).
Empat sekolah terdampak adalah SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07. Mereka dirawat Hingga tiga Fasilitas Medis, yaitu RSKD Duren Sawit, RSKD Pondok Minuman Kafein, dan Fasilitas Medis Harum.
“Memang diduga Bersama Konsumsi spagetinya, diduga. Tapi saya tidak mau berandai-andai. Nanti biar laboratorium yang menyampaikan secara terbuka,” ungkapnya.
Halaman 2 Bersama 2
Simak Video “Video Acha Septriasa Soroti MBG: Pusing Nggak Loe?“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: BGN Minta Maaf 72 Siswa Hingga Jaktim Keracunan MBG, Ini Dugaan Penyebabnya











