Wisata  

Bagasi Menumpuk, Thai Airways Setop Layanan Kargo Ke Bandara Suvarnabhumi



Bangkok –

Bencana Alam yang Mengamuk Bangkok masih terus membayangi Karya Bandara Suvarnabhumi. Maskapai Thai Airways sampai menyetop Karya kargo, Sebab terlantarnya bagasi penumpang.

Thai Airways International Akansegera menghentikan penerimaan kargo masuk, keluar dan transit Ke gudang Bandara Suvarnabhumi mulai 1 hingga 6 Oktober. Bencana Alam Bangkok menyebabkan staf bandara terkurung dan gudang Berjuang Didalam penumpukan Produk, seperti dikutip Untuk VN Express Ke Kamis (1/10/2026).

Embargo tersebut mulai berlaku Ke tanggal 1-6 Oktober, Didalam pengecualian Untuk dokumen diplomatik, hewan hidup, jenazah manusia, dan surat, menurut pernyataan departemen operasi terminal kargo maskapai.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maskapai tersebut mengatakan bahwa Bencana Alam telah membuat karyawan tertahan Ke Rumah. Sebab, maskapai kekurangan tenaga dan menunda pelepasan Produk kepada pelanggan, serta pengiriman Di penerbangan terjadwal.

Penghentian Sambil Itu Akansegera memungkinkan maskapai Untuk mengerahkan staf dan sumber daya yang tersedia Untuk menjaga gudang dan menyortir Produk secara efektif. Harapannya, waktu penghentian Pada 6 hari Akansegera membuat layanan kembali normal Ke tanggal 7 Oktober.

Thai Airways, yang juga menangani bagasi Untuk maskapai mitra Ke Suvarnabhumi, telah Berjuang Didalam penundaan, pembatalan, dan penumpukan bagasi yang Lebihterus Meresahkan Sebelum 26 September. Malahan Ke hari pertama, Bencana Alam telah mengganggu perjalanan staf Di bandara, lapor The Nation.

CEO Chai Eamsiri meminta maaf Untuk Tayangan Langsung Ke 29 September. Ia mengatakan kurang Untuk 3% penerbangan berangkat tepat waktu Pada dua hari Sebelumnya dan hanya Disekitar setengah Untuk tenaga kerja darat yang hadir. Disekitar 5.600 bagasi terdaftar masih menunggu Untuk dikembalikan kepada penumpang hingga Rabu (30/9/2026), katanya.

Ia mengatakan fasilitas kargo Ke bandara kelebihan kapasitas Sebab pelanggan tidak dapat Membahas Produk mereka, Agar peralatan yang dibutuhkan Untuk menangani bagasi menjadi terhambat. Thai Airways Akansegera Mengurangi keberangkatan Untuk Bangkok sebesar 30% hingga 40% Untuk beberapa hari mendatang Untuk menstabilkan operasi, tambahnya.

Maskapai nasional tersebut membatalkan 37 penerbangan domestik dan internasional lainnya yang dijadwalkan Di 29 September dan 1 Oktober, termasuk layanan Di London, Frankfurt, Tokyo, Seoul, Singapura, dan Sydney.

Bangkok menjadi kota yang paling banyak dikunjungi Ke dunia Ke tahun 2025, Didalam 30,3 juta kedatangan internasional, menurut perusahaan Kajian pasar Euromonitor International.

(bnl/wsw)


`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Bagasi Menumpuk, Thai Airways Setop Layanan Kargo Ke Bandara Suvarnabhumi