Banyak orang mengonsumsi ayam dan telur sebagai sumber protein harian. Ternyata, kandungan protein dan kalori keduanya tidak sama. Mana yang lebih unggul?
Protein menjadi salah satu Gizi penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Asupannya berperan menjaga massa otot, mempercepat Penyembuhan, hingga memberi rasa kenyang lebih lama.
Daging ayam dan telur termasuk sumber protein hewani yang paling sering dikonsumsi. Keduanya sama-sama bergizi, tetapi kandungan protein dan nutrisinya ternyata tidak sepenuhnya sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, mana yang lebih unggul jika dilihat Di jumlah protein dan kalorinya? Dikutip Di Food NDTV (30/7) berikut penjelasan ahli gizi.
1. Ayam Mengandung Protein Lebih Tinggi daripada Telur
|
Daging ayam lebih banyak mengandung protein dibandingkan telur, terutama Pada dada. Foto: Vecteezy/Ps_ Studio21
|
Dada ayam tanpa kulit dan telur sama-sama kaya protein. Tetapi jumlah proteinnya ternyata berbeda cukup jauh.
Di 100 gram dada ayam matang terdapat Disekitar 31 gram protein. Sambil Itu 100 gram telur rebus hanya mengandung Disekitar 13 gram protein.
Perbedaan kalorinya juga tipis. Dada ayam Disekitar 165 kalori, sedangkan telur rebus Disekitar 155 kalori per 100 gram.
2. Ayam Lebih Unggul Sebagai Menambah Protein Tanpa Banyak Kalori
Jika ingin Memperbaiki asupan protein tanpa menambah banyak kalori, dada ayam lebih unggul. Protein yang didapat jauh lebih tinggi.
Dada ayam juga kaya vitamin B3, vitamin B6, fosfor, dan selenium. Gizi ini mendukung metabolisme, daya Bertahan tubuh, dan fungsi otot.
Studi Ke American Journal of Clinical Nutrition juga menyebut asupan protein tinggi membantu rasa kenyang. Pola makan ini juga dapat mendukung pengelolaan berat badan.
3. Telur Tak Hanya Menyumbang Protein
Ilustrasi telur rebus. Foto: Getty Images/iStockphoto/iacu |
Meski proteinnya lebih rendah, telur menawarkan banyak Gizi penting. Lantaran itu, telur tetap layak masuk menu harian.
Ahli gizi asal India, Shalini Sudhakar menyarankan tidak membuang kuning telur. Pada ini mengandung vitamin A, D, E, B12, dan kolin.
“Jangan membuang kuning telur Lantaran mengandung vitamin A, D, E, B12 serta kolin yang penting Untuk tubuh,” jelas Shalini Sudhakar.
4. Telur Juga Baik Sebagai Otak dan Mata
Telur termasuk sumber kolin alami yang baik. Gizi ini berperan menjaga fungsi otak tetap optimal.
Menurut studi Ke jurnal Nutrients, telur juga mengandung lutein dan zeaxanthin. Keduanya merupakan antioksidan yang membantu menjaga Kesejaganan mata.
Di Itu, telur tetap menyumbang protein berkualitas tinggi. Kandungan vitamin dan mineralnya juga cukup lengkap.
5. Pilih Sesuai Kebutuhan Tubuh
Ilustrasi dada ayam Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk |
Daging ayam, terutama Pada dada, cocok dipilih jika targetmu menambah massa otot. Kandungan proteinnya tinggi Bersama kalori yang relatif rendah.
Telur lebih pas Untuk yang ingin memperoleh protein sekaligus vitamin dan mineral. Hidangan ini juga praktis dijadikan menu sarapan atau camilan.
Ahli gizi klinis Dr. Rupali Datta mengatakan telur tetap bisa menjadi Pada pola makan sehat. “Jangan hanya fokus Ke kolesterol, tetapi lihat keseluruhan pola makan,” ujarnya.
Halaman 2 Di 3
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Dada Ayam vs Telur, Mana yang Lebih Tinggi Protein? Ini Perbandingannya













