Pada ini banyak orang mengira bahwa sering jalan kaki Di durasi singkat sudah cukup Untuk menjaga Kesejaganan. Ternyata Kajian terbaru justru Menginformasikan fakta yang berbeda.
Sebuah studi yang dipublikasikan Menunjukkan bahwa menyisihkan waktu khusus Untuk jalan kaki Pada 10 hingga 15 menit Di satu sesi, ternyata jauh lebih efektif Untuk Kesejaganan jantung dan bikin panjang umur. Lantas, mengapa jalan kaki Bersama durasi lebih lama ini dinilai lebih ampuh?
Otoritas Kajian sekaligus penulis utama studi, Prof Borja del Pozo Cruz, PhD, Di Universidad Europea de Madrid, Spanyol, mewanti-wanti bahwa kebiasaan jalan kaki yang asal-asalan kurang Memberi dampak optimal, terutama Untuk mereka yang kesehariannya kurang aktif alias kaum mager.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Melakukan dua kali jalan kaki berdurasi 10 hingga 15 menit sehari jauh lebih baik daripada sekadar berjalan-jalan singkat Hingga Di Tempattinggal sepanjang hari,” terang Prof del Pozo Cruz, dikutip Di laman Health.
Risiko Penyakit Jantung Bisa Turun Drastis
Di Studi tersebut, para ahli Membahas data Kegiatan Di 33.000 orang dewasa berusia 40 hingga 79 tahun yang menggunakan pelacak Kegiatan. Seluruh peserta ini dikategorikan sebagai kelompok yang kurang aktif, Bersama jumlah langkah harian Hingga bawah 8.000 langkah.
Peserta Lalu dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan durasi jalan kaki yang paling sering mereka lakukan. Hasilnya pun sukses bikin syok:
- Kelompok Jalan Kaki Super Singkat (< 5 menit): Memperoleh Potensi meninggal dunia sebesar 4 persen dan risiko terkena Penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung atau stroke, mencapai 13 persen.
- Kelompok Jalan Kaki Durasi Lama (minimal 15 menit): Angka kematiannya merosot tajam hingga menyisakan 0,8 persen saja, dan risiko Penyakit jantungnya turun drastis menjadi hanya Di 4 persen.
Para pakar menjelaskan, Di seseorang melakukan Kegiatan intensitas rendah seperti berjalan kaki, tubuh membutuhkan waktu khusus Untuk mengaktifkan sistem kardiometabolik. Durasi yang lebih lama ini diperlukan agar variabilitas detak jantung dan sensitivitas insulin dapat bekerja Bersama cara yang bermanfaat Untuk Kesejaganan tubuh.
Banyak Studi lain yang menyebutkan bahwa Aktivitasfisik singkat atau exercise snacking Pada beberapa menit saja sudah cukup menyehatkan. Menurut Prof del Pozo Cruz, kedua teori tersebut tidak saling bertentangan dan kuncinya ada Ke intensitas.
Di Fokus Durasi atau Jumlah Langkah
Amanda Paluch, PhD, pakar kinesiologi Di University of Massachusetts Amherst, mengingatkan bahwa total langkah yang dikumpulkan setiap hari tetap memegang peranan yang sangat penting Untuk Kesejaganan tubuh secara keseluruhan.
Idealnya, Prof del Pozo Cruz menyarankan Komunitas Untuk bergerak sesering Bisa Jadi dan menjadwalkan dua kali jalan kaki rutin berdurasi minimal 10-15 menit per hari.
Akan Tetapi, Untuk yang Memperoleh keterbatasan jadwal, energi, atau masalah Kesejaganan, bisa melakukan Kegiatan yang kecil tetapi konsisten.
Berikut beberapa trik sederhana ini Untuk menambah langkah harian:
- Pilih tempat parkir yang agak jauh Di pergi Hingga supermarket agar tubuh terpaksa berjalan.
- Manfaatkan waktu luang, seperti berjalan mengelilingi lapangan Di menemani anak Pelatihan Aktivitasfisik.
- Jika cuaca Hingga luar ruangan tidak mendukung, bisa berjalan-jalan santai Hingga Di pusat perbelanjaan (mal) atau koridor gedung yang aman.
Saksikan Live DetikPagi :
Halaman 2 Di 2
(sao/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Segini Durasi Jalan Kaki yang Disarankan Agar Panjang Umur











