Jakarta –
Niat Menunjukkan bukti pembayaran QRIS, pembeli justru dimaki penjual ayam Alat Potong. Sikap kasar pedagang itu pun ramai dikecam netizen.
Seorang pembeli membagikan Pengalaman Hidup kurang menyenangkan Di membeli ayam Alat Potong Ke sebuah gerai Ke Malaysia. Ia mengaku Menyambut perlakuan kasar Bersama penjualnya.
Kisah tersebut viral Ke media sosial dan menuai beragam komentar Bersama netizen yang menilai sikap penjual bisa membuat pelanggan enggan kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lewat unggahan Ke media sosial, wanita tersebut menceritakan bahwa kejadian itu bermula ketika ia membeli ayam Alat Potong dan memilih membayar menggunakan kode QR atau QRIS.
|
Ilustrasi penjual ayam Alat Potong kaki lima Foto: iStock
|
Setelahnya memindai kode, mesin pembayaran Menerbitkan bunyi yang menandakan transaksi telah berhasil diterima, seperti yang dikutip Bersama mStar Online (6/7).
Seperti yang biasa dilakukan Di bertransaksi non-tunai, ia hendak Menunjukkan bukti pembayaran kepada penjual.
Menurutnya, banyak pedagang biasanya meminta pelanggan memperlihatkan atau Malahan memotret bukti transaksi sebagai konfirmasi.
Tetapi, Sebelumnya ia sempat Menunjukkan layar ponselnya, penjual justru melontarkan ucapan yang Disorot kasar.
“Mesinnya sudah berbunyi kalau pembayaran diterima. Tuli ya?” ujar penjual, seperti diceritakan kembali Dari wanita tersebut Untuk unggahannya Ke Threads.
Ilustrasi membayar menggunakan QR. Foto: iStock |
Mendengar perkataan itu, wanita tersebut merasa tersinggung. Ia memilih menegur balik penjual Sebab merasa diperlakukan tidak sopan.
“Aku langsung bilang, ‘Kalau kamu tidak punya sopan santun, jangan berdagang. Nanti malah bikin usahamu bangkrut’,” ujarnya.
Menurut pengakuannya, Setelahnya Membahas pesanannya dan berjalan meninggalkan gerai, ia masih sempat mendengar penjual membicarakan dirinya kepada rekan kerjanya.
Penjual disebut kembali melontarkan komentar yang membuatnya Lebih kesal.
“Temannya bertanya apa yang terjadi, lalu dia menjawab, ‘Entah dia yang tuli, malah marah-marah.’ Telingaku langsung panas mendengarnya,” ungkapnya.
Wanita itu mengaku sangat kecewa Bersama pelayanan yang diterimanya. Baginya, keramahan merupakan salah satu hal penting Untuk usaha Masakan.
Ia Malahan mengatakan bahwa rasa Konsumsi yang biasa saja masih bisa ditoleransi jika pelayanannya baik.
“Kadang makanannya tidak terlalu enak pun orang tetap beli kalau penjualnya ramah. Tapi kalau sudah bersikap kasar, sekali itu saja orang datang. Lebih baik sederhana tapi tetap punya adab,” tuturnya.
Ilustrasi penjual ayam Alat Potong kaki lima Foto: iStock |
Unggahan tersebut Setelahnya Itu ramai dikomentari netizen. Banyak yang mengaku pernah Merasakan Pengalaman Hidup serupa Di berbelanja Konsumsi.
Mereka menilai pelayanan yang kurang ramah justru dapat membuat pelanggan kapok dan berdampak buruk Bagi usaha.
“Kalau melayani pembeli Bersama kasar, pelanggan pasti tidak mau kembali,” tulis seorang netizen.
“Males banget kalau beli Konsumsi Ke penjual yang ketus kayak gitu, padahal kita cuma nanya santai kadang mereka suka emosian,” tulis netizen lainnya.
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Niat Tunjukkan Bukti Bayar QRIS, Pembeli Ayam Goreng Malah Dimaki Penjual













