Pemerintah Tunda Kirim Pasukan Keamanan Dunia Hingga Gaza, Dewan Perwakilan Rakyat: Langkah Diplomatis Realistis

loading…

Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Dave Laksono menilai langkah pemerintah Indonesia yang menunda pengiriman 8 ribu pasukan Keamanan Dunia Hingga Gaza, Palestina merupakan langkah diplomatis realistis. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Dave Laksono menilai langkah pemerintah Indonesia yang menunda pengiriman 8 ribu pasukan Keamanan Dunia merupakan langkah diplomatis realistis. Penundaan pengiriman pasukan itu bukan bentuk pengurangan komitmen Indonesia dalan mendukung Keamanan Dunia dunia.

Menurut dia, Indonesia Sebelum awal konsisten mendukung misi Keamanan Dunia dunia. Akan Tetapi, setiap langkah yang diambil harus Merencanakan situasi Hubungan Dunia terkini, dinamika Keselamatan Hingga lapangan, serta kesiapan Ekspedisi dan Politik Luar Negeri.

Baca juga: Prabowo Tunda Kirim Pasukan Keamanan Dunia BoP Hingga Gaza

“Penundaan ini bukan berarti melemahkan komitmen, melainkan Dibagian Didalam strategi kehati-hatian agar kontribusi Indonesia benar-benar efektif, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan risiko tambahan Untuk pasukan maupun stabilitas regional,” ujar Dave, Rabu (18/3/2026).

Di kerangka konstitusi dan amanat nasional, Indonesia tetap menegaskan solidaritas penuh Pada perjuangan kemanusiaan. Dave meyakini pemerintah Berencana terus berkoordinasi Didalam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mitra internasional agar kehadiran pasukan Keamanan Dunia Indonesia dapat Menyediakan Keselamatan dan stabilitas Hingga Gaza.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Pemerintah Tunda Kirim Pasukan Keamanan Dunia Hingga Gaza, Dewan Perwakilan Rakyat: Langkah Diplomatis Realistis