Jakarta, CNN Indonesia —
Lepas Indonesia akhirnya buka suara Di memberi pernyataan resmi Yang Berhubungan Di insiden Kendaraan Pribadi L8 Merasakan copot salah satu komponen penunjang penggerak roda Pada diuji coba wartawan Ke Serpong, Tangerang, Kamis (29/1).
Pabrikan anyar asal China yang menjadi sub brand Chery Grup ini mengatakan masalah tersebut bersifat ‘situasional’ dan tak menggambarkan Standar produk Di Umumnya.
Semula, SUV hybrid L8 yang Akansegera meluncur resmi Ke Indonesia bulan Didepan ini Di digunakan Di kegiatan test drive bersama awak media Ke fasilitas Pusdik Lantas. Akan Tetapi tiba-tiba,Lepas L8 Merasakan mogok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan tersebut rupanya Merasakan masalah Ke Pada as roda Didepan kanan. Menurut Lepas Indonesia, komponen yang bermasalah adalah constant velocity joint atau CV Joint.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ricky He selaku Deputy Country Director Lepas Indonesia menjelaskan sesi test drive tersebut dirancang Untuk Pengalaman Hidup berkendara Ke luar penggunaan harian. Agar, apa yang terjadi kemarin dipastikan tak menggambarkan Situasi kendaraan Di Umumnya.
Lebih jauh, Ricky He memastikan perusahaan berkomitmen penuh Untuk menjaga standar Standar dan keselamatan Di seluruh produknya. Ia juga meminta konsumen tak khawatir Di insiden tersebut.
Berikut pernyataan lengkap Lepas Indonesia Yang Berhubungan Di insiden tersebut:
Kegiatan LEPAS L8 Driving Control Challenge dirancang sebagai Pengalaman Hidup berkendara yang dirancang Untuk dilakukan Di Situasi Ke luar penggunaan harian normal, termasuk skenario Kelajuan lebih tinggi serta permukaan jalan yang tidak rata seperti speed bump.
Selain Menyediakan kesempatan kepada rekan media Untuk merasakan langsung karakter berkendara LEPAS L8, kegiatan ini juga merupakan Pada Di upaya berkelanjutan LEPAS Untuk mendengarkan masukan secara Didekat serta memperkaya perspektif internal, sejalan Di komitmen kami Pada penyempurnaan produk yang berkelanjutan.
Di pelaksanaan kegiatan, terdapat dinamika situasional yang teramati Di salah satu Di lima unit kendaraan yang digunakan. Situasi tersebut bersifat individual dan tidak merepresentasikan Situasi maupun karakter keseluruhan lini produk. Pada ini, hal tersebut Di ditinjau secara internal sebagai Pada Di proses pembelajaran dan peningkatan berkelanjutan LEPAS.
Kami sangat menghargai perhatian, masukan, dan insight yang disampaikan, yang menjadi nilai penting Di mendukung dialog terbuka LEPAS serta upaya berkelanjutan kami Untuk Memperbaiki Standar produk dan Pengalaman Hidup berkendara yang kami hadirkan.
LEPAS tetap berkomitmen penuh Untuk menjaga standar Standar dan keselamatan tertinggi Ke setiap tahap Pembaruan produk serta Di setiap Pengalaman Hidup berkendara yang kami berikan mengutip detik.
Kronologi singkat
Insiden terjadi Di area uji cobaspeed bump.Sesudah Itu, salah satu komponen penting yang ada Ke Pada as roda, yakni CV joint patah Pada digunakan wartawan.
“Ini kanbumpy test, kalau normalnya sebagai customer Kelajuan tidak Mungkin Saja (Kelajuan) 80-100 km/h,” kata Product Manager Lepas Indonesia, Lalu Indra Wirabhakti kepada awak media Ke Pusdiklantas Polri, Serpong, Kamis (29/1).
Dia melanjutkan bahwa kejadian ini dialami Di salah satu kendaraan L8 yang sudah melakukan uji coba Di berjam-jam.
Agar, Untuk dia kendaraan apapun jika dilakukan Di cara yang sama Akansegera Merasakan kejadian yang serupa. Kejadian tersebut lantas dinilai sebagai sesuatu yang lumrah.
“Apa pun mobilnya pasti bakalan seperti itu juga, maksudnya, ibaratnya getarannya tidak selesai-selesai dan itu Di waktu cepat.It’s normallah,” jelas Indra.
(ryh/mik)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Lepas Buka Suara Usai L8 Patah Komponen As Roda dan Muncul Getaran











