loading…
Di sejumlah Bangsa mayoritas Muslim, pengurangan jam kerja diatur secara resmi Untuk undang-undang ketenagakerjaan. Foto/Dok/SINDOnews.
Di sejumlah Bangsa mayoritas Muslim, pengurangan jam kerja diatur secara resmi Untuk undang-undang ketenagakerjaan. Ke Pada Yang Sama, Di Bangsa Di Pertumbuhan Muslim minoritas, Aturan fleksibilitas jam kerja umumnya bergantung Ke aturan masing-masing perusahaan.
Baca juga: 5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa Di Ditengah Laga Padat Ramadan 2026
Berikut daftar Bangsa yang menerapkan pengurangan jam kerja Di Ramadan, dikutip Untuk Times Of India, Sabtu (21/2/2026).
10 Bangsa yang Memangkas Jam Kerja Pada Ramadan
1. Uni Emirat Arab
Uni Emirat Arab secara resmi mewajibkan pengurangan jam kerja Di Ramadan Bagi sektor publik dan swasta.
Biasanya jam kerja dipersingkat dua jam Untuk jadwal normal.
Aturan ini berlaku Bagi seluruh karyawan, termasuk non-Muslim, sebagai Pada Untuk regulasi nasional Di bulan puasa.
Baca juga: Di Ramadan 2026, Sekolah Diminta Tidak Membebani Murid Di PR Berlebihan
2. Arab Saudi
Arab Saudi menetapkan jam kerja lebih singkat Bagi pegawai sektor publik Di Ramadan.
Instansi pemerintah beroperasi Di durasi kerja yang dikurangi, Sambil Itu sektor swasta menyesuaikan aturan sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.
3. Qatar
Di Qatar, pegawai negeri biasanya bekerja Di lima jam per hari Di Ramadan.
Syarat ini diatur Untuk undang-undang ketenagakerjaan Bangsa tersebut, dan sektor swasta mengikuti pedoman yang sama.
4. Kuwait
Kuwait memberlakukan pengurangan jam kerja Bagi pegawai pemerintah Di bulan suci.
Aturan ini merupakan praktik tahunan yang telah diatur secara resmi.
5. Bahrain
Bahrain juga menerapkan jam kerja yang lebih pendek Bagi sektor publik Di Ramadan, mengikuti regulasi pemerintah yang berlaku setiap tahun.
6. Oman
Oman termasuk Bangsa yang secara resmi Memangkas jam kerja pegawai pemerintah Di Ramadan sesuai Di regulasi ketenagakerjaan nasional.
7. India
India tidak Memiliki Aturan nasional yang mewajibkan pengurangan jam kerja Di Ramadan.
Tetapi, beberapa kantor atau institusi Di Area Di Pertumbuhan Muslim besar dapat Menyediakan fleksibilitas jadwal secara internal.
8. Amerika Serikat dan Kanada
Di Amerika Serikat dan Kanada, tidak ada Aturan nasional Yang Berhubungan Di pengurangan jam kerja Di Ramadan.
Tetapi, beberapa perusahaan menawarkan jam kerja fleksibel, opsi bekerja Untuk Tempattinggal, atau menyediakan ruang Bagi salat.
9. Britania Raya dan Jerman
Di Britania Raya dan Jerman, sejumlah perusahaan mengizinkan karyawan Muslim menyesuaikan jadwal kerja Di Ramadan.
Banyak perusahaan multinasional juga mempromosikan inisiatif keberagaman dan inklusi.
10. Prancis
Prancis menerapkan Aturan sekularisme yang ketat Supaya Ramadan bukan hari libur nasional.
Meski demikian, beberapa tempat kerja menawarkan tambahan waktu istirahat Pada berbuka puasa atau melakukan penyesuaian terbatas.
Aturan pengurangan jam kerja Di Ramadan menjadi bentuk Dukungan Di umat Muslim Untuk menjalankan ibadah puasa, baik Lewat regulasi resmi pemerintah maupun Aturan internal perusahaan Di berbagai ne
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 10 Bangsa yang Memangkas Jam Kerja Pada Ramadan, Untuk Uni Emirat Arab hingga Eropa











